Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat akan mempersembahkan Mushaf Al Quran Betawi pada peringatan HUT ke-500 DKI Jakarta, pada 2027, tahun depan.
"Kita akan lakukan tahapan-tahapan koordinasi dan komunikasi dengan pihak UKPD atau OPD terkait. Mudah-mudahan ini menjadi kebanggaan bagi warga Jakarta Barat, untuk mempersembahkan Mushaf Al Quran Betawi pada peringatan HUT ke-500 Kota Jakarta, tahun depan," ujar Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, saat bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat Betawi, Sidup, yang dikenal sebagai penulis Mushaf Al Quran Betawi, Jalan Al Ittihad, RW 06, Kelapa Dua, Jumat (12/6).
Iin berharap sekaligus memohon doa kepada masyarakat Jakarta Barat, agar niatnya untuk Kota Jakarta bisa diijabah oleh Allah SWT.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan sejumlah agenda kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-499 Kota Jakarta.
"Saya ingin menginformasikan beberapa rangkaian kegiatan dalam rangka HUT ke-499 Jakarta di wilayah Jakbar, yakni 17–19 Juni: turnamen bulu tangkis untuk ASN, 19 Juni: Gerakan menanam serentak dan panen raya di Jakarta Barat. 20 Juni: Pembukaan Wisata Kuliner Malam di Pecinan sebagai salah satu warisan budaya Jakarta Barat. 27 Juni: Kegiatan Sunatan Massal untuk sekitar 500 anak dan 28 Juni: Deklarasi ODF (Open Defecation Free atau Bebas Buang Air Besar Sembarangan)," jelasnya.
Sementara itu, Sidup, penulis Mushaf Al Quran Betawi mengapresiasi dan berterimakasih atas dukungan Pemkot Jakarta Barat dalam pelestarian seni budaya Betawi, melalui penulisan tangan kitab suci Al Quran yang dipadukan dengan ornamen dan motif khas Betawi.
"Terimakasih kepada Pemkot Jakbar, atas dukungannya. Semoga kerjasama Yayasan Mushaf Al Quran Betawi dengan Pemkot Jakbar diridhoi Allah SWT. Semoga kita semua yang menjalani juga mendapat ridho dari Allah SWT. Amin," jelasnya.
Hadir dalam kegiatan itu, Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat (Adkesra) Setko Jakbar, Depika Romadi, Kabag Kesra, Abdurrahman Anwar, Camat Kebon Jeruk, Agus Mulyadi, Lurah Kelapa Dua, Elfin Ridho Putra, pengurus Yayasan Mushaf Seni dan Budaya Jakarta, tokoh agama dan masyarakat setempat. (why)





