Lurah Kembangan Utara, Pepen, melakukan monitoring kegiatan kerajinan tangan (handicraft) yang dijalankan kader Dasawisma di wilayah RT 01 RW 06 sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi keluarga."Kami meninjau langsung proses pembuatan berbagai produk kerajinan hasil karya warga, seperti gantungan handphone, bros, cermin hias, hingga jepitan rambut. Produk-produk tersebut dibuat dengan memanfaatkan bahan sederhana namun memiliki nilai estetika dan nilai jual," katanya, Rabu (13/5).Selain memproduksi kerajinan, dikatakan Pepen, para kader Dasawisma juga telah menjalin kerja sama dengan mitra usaha sehingga hasil produk mereka dapat dipasarkan hingga ke sejumlah pusat perbelanjaan atau mal.Pepen mengapresiasi semangat dan konsistensi para kader dalam mengembangkan usaha kerajinan tangan yang dinilai mampu memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian keluarga.“Kerajinan tangan ini bukan hanya sekadar kegiatan mengisi waktu, tetapi sudah menjadi sumber penghasilan bagi keluarga. Saya berharap para pengrajin terus meningkatkan kualitas, kreativitas, dan kerja sama sehingga produk kita mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Kegiatan seperti ini juga memperkuat ketahanan ekonomi keluarga dan menciptakan kemandirian,” ujarnya.Menurutnya, dukungan keluarga juga menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan usaha kerajinan rumah tangga agar dapat terus berkembang dan memberikan manfaat jangka panjang.
"Kami berharap usaha kerajinan berbasis masyarakat dapat terus berkembang serta menjadi contoh pemberdayaan ekonomi kreatif di tingkat wilayah," pungkasnya. (Kontri)





