Jajaran perangkat Kelurahan Grogol bersama kader jumantik RW 02 menggelar pemberantasan sarang nyamuk pada Jumat (18 Juli 2026) di RT 013/02 Grogol. Kegiatan difokuskan pada pemeriksaan jentik dan eliminasi potensi tempat berkembangnya nyamuk untuk menekan risiko penularan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kegiatan yang berlangsung di sekitar lingkungan permukiman itu memeriksa sebanyak 10 rumah. Tim melakukan pengecekan terhadap potensi genangan air, menyingkirkan barang-barang bekas yang berfungsi sebagai tempat penampungan air, serta memberikan penyuluhan singkat kepada warga tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk memutus siklus hidup nyamuk Aedes aegypti.
Pihak kelurahan menyatakan bahwa aksi ini merupakan bagian dari upaya rutin pencegahan penyakit berbasis komunitas. "Mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan bebas dari jentik nyamuk," ujar Bpk Ady Saputro, Lurah Kelurahan Grogol, menegaskan komitmen aparat kelurahan dalam melibatkan warga setempat.
Sumber daya kegiatan berasal dari perangkat kelurahan dan kader jumantik RW 02 yang selama ini aktif melakukan pemantauan jentik. Pendekatan langsung ke rumah-rumah dianggap efektif karena memungkinkan identifikasi titik-titik risiko di lingkungan rumah tangga. Selain tindakan fisik, tim juga menyosialisasikan langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan warga, seperti menutup tempat penampungan air dan rutin menguras wadah yang mungkin menampung air hujan.
Panitia menilai kegiatan berjalan tertib dan mendapat sambutan dari warga setempat. Ke depan, kelurahan berencana mempertahankan upaya pencegahan melalui koordinasi dengan RW dan laporan rutin dari kader jumantik, sehingga potensi penularan DBD dapat terus dikendalikan di tingkat lingkungan.





