Kelurahan Glodok Kecamatan Taman Sari memastikan pelaksanaan kuliner malam Pancoran dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan, mulai dari fasilitas, penataan lokasi, hingga pengelolaan kebersihan lingkungan.Lurah Glodok, Nia Istiani, menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan sangat bergantung pada kedisiplinan para pedagang, terutama dalam menjaga kebersihan kawasan.βKita fokus ke tanggal 20 Juni dulu, pedagang diharapkan bisa tertib. Pastikan tidak ada sampah,β ujarnya saat rapat persiapan bersama para pedagang dan instansi terkait yang berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Glodok, Kamis (18/6).Ia menjelaskan, seluruh pedagang akan menggunakan konsep dan tampilan yang seragam pada tahap awal operasional. Kegiatan bazar akan berlangsung pukul 17.00 hingga 22.00 WIB, dengan proses bongkar muat barang dimulai pukul 15.00β16.00 WIB. Pedagang juga diwajibkan berpakaian rapi, menjaga fasilitas yang digunakan, serta memanfaatkan layanan Jakpreneur dan sistem pembayaran non-tunai melalui QRIS.Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kelurahan Glodok, Endang, mengingatkan pentingnya pengelolaan sampah selama kegiatan berlangsung. Para pedagang diwajibkan membawa kantong sampah sendiri dan melakukan pemilahan sampah organik maupun anorganik.βJaga kebersihan. Pedagang wajib membawa plastik sampah sendiri, pisahkan sampah organik dan anorganik,β tegasnya.Di sisi lain, Kepala Satuan Pelaksana PPKUKM Kelurahan Glodok, Hakim Abu Azzam, menjelaskan bahwa penataan lokasi akan dilakukan melalui sistem klasterisasi menu. Area kuliner akan dibagi menjadi klaster halal dan non-halal untuk memberikan kenyamanan dan kepastian informasi kepada pengunjung.
Selain itu, pedagang juga diberikan arahan terkait penggunaan tenda berukuran 3x3 meter, fasilitas meja, serta kebutuhan listrik tambahan yang harus dipersiapkan secara mandiri. (Kontri)






