Aparatur Kelurahan Glodok, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat menerima kunjungan kerja (Kunker) anggota DPRD Kota Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dalam rangka studi banding mengenai karakteristik budaya Tionghoa di kawasan Pecinan Glodok. Kunjungan kerja dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Pangkal Pinang, Bangun Jaya, diterima langsung oleh Lurah Glodok, Nia Istiani, didampingi Sekretaris Kelurahan Andri Hidayat serta jajaran kepala seksi di Aula Kantor Kelurahan setempat, Kamis (9/7).Lurah Glodok, Nia Istiani, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan mempelajari pengelolaan kawasan budaya Pecinan Glodok yang memiliki sejumlah kesamaan dengan Kota Pangkal Pinang, yang juga memiliki mayoritas penduduk keturunan Tionghoa serta kekayaan budaya dan kuliner khas."Mereka ingin melihat perbandingan karakteristik perkotaan dan budaya antara Pangkal Pinang dengan Pecinan Glodok. Selain berdiskusi, tim juga mengunjungi kawasan Petak Sembilan, Petak Enam, dan Pancoran untuk melakukan observasi serta melihat langsung aktivitas budaya dan kuliner yang berkembang di Glodok," ujar Nia saat dikonfirmasi.Ia berharap berbagai hal positif yang telah berkembang di kawasan Pecinan Glodok dapat menjadi inspirasi dan diterapkan di Kota Pangkal Pinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Pangkal Pinang, Bangun Jaya, mengatakan kunjungan ini menjadi sarana pertukaran pengalaman dalam menjaga dan melestarikan budaya, sekaligus mempererat hubungan antarwilayah."Kedua daerah antara Kawasan Glodok dan Kota Pangkal Pinang memiliki latar belakang sejarah dan karakteristik budaya yang khas sehingga dapat saling berbagi gagasan terkait pengembangan wisata budaya, pelestarian cagar budaya, serta penguatan kerukunan masyarakat," katanya.
Melalui studi banding ini, diharapkan terjalin kerja sama yang lebih erat serta lahir berbagai inovasi yang dapat mendukung pengembangan budaya dan pelayanan masyarakat di Kota Pangkal Pinang maupun Kelurahan Glodok, Kecamatan Taman Sari. (Kontri)





