Musibah kebakaran melanda sebuah rumah dua lantai di Jalan Rambutan Timur VI, No 213B, RT 05 RW 04 Kelurahan Tanjung Duren Utara (TDU), Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (17/4) dini hari.
Peristiwa tersebut ini menelan lima korban jiwa yang merupakan satu keluarga karena terjebak asap tebal di dalam rumah.
Menurut Perwira Piket Sudis Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Abdul Syukur, para korban tidak sempat melarikan diri saat api membesar.
"Kebakaran pukul 02.12 dini hari, yang terbakar rumah tinggal. Korbannya lima orang, satu keluarga. Mereka terjebak asap," jelas Syukur saat dikonfirmasi, Jumat (17/4) pagi.
Diungkapkan Syukur, api diduga dari korsleting listrik yang terjadi di tiang listrik depan rumah korban. "Api diduga dari korsleting listrik di tiang listrik dan langsung masuk ke rumah," ujarnya. Ia menyebut, untuk memadamkan api dikerahkan delapan unit mobil pemadam dan 50 personel ke lokasi kebakaran.
Namun, pemadaman sempat terkendala karena kondisi rumah korban yang digembok dari dalam dan terpasang teralis besi berukuran besar. Upaya pemadaman selesai sekitar pukul 04.53. Setelah padam petugas melakukan evakuasi korban yang sudah meninggal dunia.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan mengatakan tidak ada satu pun penghuni rumah yang berhasil selamat pada peristiwa tersebut. "Ya, masih hubungan keluarga semua. Jadi yang meninggal itu satu keluarga di dalam, lima orang, enggak selamat. Semuanya meninggal dunia," ungkapnya.
Lebih lanjut Alexander mengungkapkan, informasi awal terjadi kebakaran dilaporkan oleh seorang tetangga korban. Tetangga itu mengaku mendengar suara ledakan dari luar rumah sebelum menyadari ada kobaran api.
"Informasi itu dari masyarakat. Saksi mendengar bahwasanya adanya percikan, kayak percikan yang seperti ledakan. Dan waktu ketika keluar dari rumah, tali atau aliran listriknya, kabel listriknya meledak. Dia melihat kabel listriknya meledak, terus segera menghubungi Damkar dan Polsek," ujarnya.
Selanjutnya saksi segera melapor ke pos pemadam kebakaran Sektor Grogol Petamburan, namun api dengan cepat membesar dan menyambar bangunan rumah korban. Alex juga mengungkapkan saat terjadi kebakaran, ada sebuah sepeda listrik di dalam rumah yang sedang diisi daya.
"Api langsung merembet ke rumah dan informasi yang kami dapat dari petugas, itu di dalam itu ada sepeda listrik yang sedang di-charge," katanya. Namun, Alex menyebut polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah sepeda listrik tersebut menjadi pemicu atau hanya ikut terbakar.
Termasuk, untuk mengonfirmasi dugaan pasti penyebab kebakaran yang awalnya disebut berasal dari tiang listrik.
"Nah, untuk memastikan itu, kita sudah melakukan olah TKP, sudah di-police line. Sebentar sore petugas Puslabfor dari Bogor sudah menuju ke Grogol Petamburan, Tanjung Duren, untuk melakukan penyelidikan secara saintifik," pungkas Alexander. (Aji)





