Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo dan Ketua PMI Pusat Jusuf Kalla (JK) menghadiri dan meninjau aksi Donor Darah Ramadan di Ruang Ali Sadikin, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (9/3) sore.
Didampingi Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah besrta jajaran, keduanya sempat berbincang dengan beberapa peserta donor.
Untuk diketahui, Donor Darah Ramadan digelar selama lima hari dari 9 hingga 13 Maret 2026. Dengan sasaran pendonor dari kalangan ASN, PPPK dan PJLP Pemkot Jakarta Barat, aksi kemanusiaan ini menargetkan sebanyak 5.000 kantong darah dari sekitar 6.700 pendonor.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan rasa syukur hari ini mendapat undangan bersilaturrahmi, buka puasa, peresmian Paseban Betawi Kantor Wali Kota Jakarta Barat dan sekaligus bertemu Ketua PMI pusat, Jusuf Kalla.
βJadi, saya semangat karena ketemu Pak JK. Saya setiap ketemu Pak JK semangat. Saudara-saudara sekalian, saya dengan Pak JK ini hubungan sudah lama banget,β ungkapnya.
βDan yang luar biasa dari beliau adalah dalam usia beliau, masih sangat produktif untuk memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara. Dan itulah yang harus kita jaga bersama-sama. Maka untuk beliau, saudara-saudara sekalian, karena sekarang ini kondisi global sedang tidak baik-baik saja. Kita semua harus berpikir untuk bagaimana daya tahan kita sebagai bangsa itu tetap kuat. Kenapa ini saya sampaikan? Saya begitu ketemu Pak JK pasti diskusinya tentang yang begini-begini,β sambung Pramono.
Ia juga menyampaikan terima kasih untuk sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat Jakarta.
βPak JK terima kasih atas kehadirannya. Dan beliau selalu memberikan sesuatu yang membawa manfaat bagi masyarakat banyak. Saya juga bersyukur PMI DKI Jakarta bekerja sama dengan baik dengan Pemerintah DKI Jakarta. Dan kami akan support apapun yang dilakukan untuk kebaikan masyarakat yang ada di Jakarta,β tandas Pramono. (Aji)





