Program Tampan (Tertib Aman, Mandiri, Peduli, Asri dan Nyaman) sebagai gerakan terintegrasi serta terpadu melibatkan seluruh pihak yang menyasar ke kawasan permukiman warga RW 02 Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora resmi diluncurkan.
Camat Tambora, Pangestu Aji menuturkan, program Tampan digulirkan dalam upaya memaksimalkan berbagai program layanan publik dengan melibatkan banyak UKPD terkait bersama elemen masyarakat dan stakeholder.
"Program ini sebagai suatu gerakan 'pasukan Pelangi' bersama elemen masyarakat. Seperti, PKK, RT RW, LMK, FKDM serta elemen masyarakat lainnya, kita jalan bersama-sama pada hari yang sama," ujar Aji didampingi Lurah Duri Utara, Ari Kurnia, Rabu (8/4).
Dijelaskan Aji, gerakan ini sebenarnya telah rutin dilaksanakan sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) masing-masing UKPD. Namun, diharapkan akan memberikan dampak luas karena melibatkan masyarakat serta membangun kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan.
Selain itu, lanjut Pangestu Aji, program Tampan tak hanya fokus pada penertiban, tapi juga mengedepankan pendekatan terpadu melalui edukasi serta keterlibatan aktif masyarakat.
"Pastisipasi warga menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas lingkungan, terutama pada wilayah dengan tingkat kepadatan penduduk, seperti Tambora," tukasnya.
Secara rinci, Pangestu Aji menuturkan, program Tampan memiliki lima kegiatan, yakni Tertib Trotoar dan PMKS, Terib Listrik atau Operasi penertiban listrik (OPAL) serta antisipasi kebakaran, Tertib saluran, Jalan, Penerangan Lampu, Tertib Sampah dan Tertib Usaha, serta Tertib Kamtibmas dan Kesehatan.
Untuk Tertib trotoar dan PMKS, lanjut Pangestu Aji, bertujuan mengembalikan fungsi trotoar sebagai fasilitas untuk pejalan kaki. Sementara penanganan PMKS dilakukan secara persuasif dengan melibatkan Suku Dinas Sosial.
Kemudian Tertib Listrik atau OPAL dan antisipasi kebakaran, pihaknya melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dalam upaya mengantisipasi kebakaran di lingkungan warga. Hal ini penting mengingat Tambora merupakan kawasan padat penduduk.
Tertib saluran, jalan, penerangan lampu melibatkan jajaran dari Satpel SDA, Bina Marga dan Pertamanan Hutan Kota (Tamhut). Selain melakukan aksi nyata, kegiatan juga meliputi pendataan serta inventarisasi potensi permasalahan terkait jalan, penerangan, saluran dan pertamanan di lingkungan.
Sedangkan Tertib sampah dan Tertib usaha melakukan sosialisasi serta edukasi terhadap pelaku usaha agar mentaati segala aturan yang berlaku. Kemudian juga dilakukan edukasi dan sosialisasi pengelolaan sampah di lingkungan.
Sementara Tertib Kamtibmas dan Kesehatan, melibatkan jajaran dari kesehatan serta Satpol PP, Kepolisian dan TNI. Tidak hanya mengantisipasi tawuran, kegiatan juga meliputi pemeriksaan kesehatan seperti TBC dan stunting oleh jajaran Puskesmas.
Ia menambahkan, program TAMPAN digulirkan secara rutin setiap seminggu sekali, utamanya pada setiap Rabu.
Sementara, Lurah Duri Utara, Ari Kurnia menambahkan, peluncuran Tampan melibatkan sebanyak 120 petugas gabungan yang terdiri dari UKPD teknis, unsur tiga pilar, hingga elemen masyarakat.
Mereka menjalani tugas pokok dan fungsi (tupoksi) dengan melakukan penyisiran pada 15 RT di lingkungan RW 02 Kelurahan Duri Utara, Kecamatan Tambora.
"Kami sengaja memilih wilayah RW 02 sebagian lokasi program Tampan perdana ini mempertimbangkan kepadatan tertinggi di kelurahan kami," jelasnya. (why)





