Sebanyak 55 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Kota Bambu Utara diberikan pembinaan untuk meningkatkan etos kerja di Ruang Aula Kantor Lurah Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (8/4).
Lurah Kota Bambu Utara, Setia Budi mengatakan, kegiatan pembekalan ini sebagai upaya memotivasi jajaran petugas PPSU untuk meningkatkan etos kerja. Sehingga dalam melaksanakan pelayanan dan kerja layaknya ibadah bukan beban.
"Seperti kejadian di wilayah lain ada penggunaan AI untuk laporan kerja, jangan sampai terulang. Kalau membuat laporan harus riil," katanya saat dikonfirmasi.
Menurut Setia Budi, upaya akal-akal ini tidak hanya merugikan masyarakat serta dirinya sendiri. Ulah oknum nakal ini juga akan menyeret rekan dan unsur terkait lainnya dalam masalah yang dibuatnya.
Dikatakan Setia Budi, dirinya tidak akan mentolerir bila ada jajaran petugas PPSU berulah membuat laporan akal-akalan dan akan memberikan sanksi tegas. Kemudian, diingatkannya mereka juga harus menjaga kinerja agar tidak menerima evaluasi akibat etos kerja lemah.
Selain itu, Setia Budi juga mengingatkan jajarannya saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah menghadapi persoalan pembatasan pembuangan sampah. Dirinya meminta jajaran petugas PPSU juga semakin aktif melakukan pemilahan sampah untuk mengurangi volume buang ke TPST Bantar Gebang.
"Mulai sekarang pilah sampah dari sumbernya terutama dari sampah rumah tangga. PPSU harus tampil jadi garda terdepan," tegasnya.
Sementara itu, petugas PPSU Kelurahan Kota bambu Utara, Suryadi mengaku apa yang dilakukan oleh jajaran kelurahan adalah lumrah. Karena itu, Ia mengaku mendukung upaya peningkatan etos kerja dalam melayani masyarakat sesuai arahan yang disampaikan.
"Yang disampaikan pak lurah untuk melakukan pelayanan pada warga adalah hal yang baik. Kami siap meningkatkan pelayanan yang bisa dipertanggungjawabkan," tandasnya. (Izu)





