Halo Sobat! 👋
Saya Bang-Batik. Ada yang bisa saya bantu terkait wilayah Jakarta Barat?
Publikasi
Dekranasda Jakbar Perkuat Daya Saing Pengrajin dan Ekspansi ke Mal pada 2026
Dekranasda Jakbar Perkuat Daya Saing Pengrajin dan Ekspansi ke Mal pada 2026
Ahmad Hafiz Zhohiri
7 Mei 2026
Perekonomian
77
Izzudin
Para pengrajin binaan Dekranasda Jakbar mengikuti sosialisasi program kerja tahun 2026
Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jakarta Barat menyosialisasikan program kerja tahun 2026 kepada para pengrajin yang berlangsung di Ruang Wijaya Kusuma, Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Kamis (7/5).Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha kecil menengah (UKM) dalam meningkatkan kualitas dan daya saing produk lokal.Ketua Dekranasda Jakarta Barat, Ety Syartika, mengatakan pihaknya terus berkomitmen meningkatkan kapasitas pengrajin melalui kerja sama dengan berbagai suku dinas terkait.“Kami berkolaborasi dengan Sudis PPKUKM Jakbar untuk peningkatan kapasitas SDM dan Sudis Parekraf Jakbar untuk akses pemasaran. Salah satu program unggulan kami adalah ‘Dekranasda Goes to Mall’ yang rencananya kembali digelar pada Juli mendatang,” ujarnya.Selain itu, Pemkot Jakarta Barat juga berkomitmen memberdayakan produk pengrajin lokal dengan menjadikannya sebagai suvenir resmi dalam berbagai kegiatan pemerintahan."Diharapkan para pengrajin semakin mandiri, inovatif, dan mampu bersaing di pasar global," katanya. Sementara itu, Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Jakarta Barat, Sherly, menjelaskan bahwa dukungan pemasaran telah membawa sejumlah produk unggulan Jakarta Barat menembus pasar internasional.“Produk kita seperti Batik Gobang sudah dipasarkan hingga Paris, Korea, dan Kuala Lumpur. Kami terus membuka peluang bagi anggota Dekranasda untuk mengikuti workshop dan pameran di dalam maupun luar negeri,” jelasnya.Di sisi lain, Kepala Suku Dinas PPKUKM Jakarta Barat, Iqbal Idham Ramid, mengungkapkan pentingnya pengembangan soft skill dan perluasan jaringan pemasaran bagi pelaku usaha.“Produk para pengrajin sudah memiliki kualitas yang baik. Tantangannya sekarang adalah memperluas pemasaran ke sektor ritel dan membangun kerja sama permanen dengan pusat perbelanjaan,” pungkasnya. (Hfz)