Camat Tambora, Pangestu Aji Swandanu memastikan warga terdampak musibah kebakaran di wilayah Jalan Krendang Barat, RT 13 RW 04, Krendang, tertangani dengan baik. Selain tenda pengungsian, mereka juga mendapatkan pelayanan kesehatan, makanan siap saji, serta kebutuhan lainnya.
"Kami bersama unsur terkait dan tiga pilar berupaya melakukan penanganan warga yang terdampak kebakaran. Saat ini, warga mengungsi sementara pada tiga titik lokasi pengungsian," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (29/5).
Dijelaskan Aji, berdasarkan update data, warga yang terdampak kebakaran berjumlah 37 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah 145 jiwa terdiri dari 74 laki-laki dan 71 perempuan. Yang di temaptan pada tiga titik lokasi pengungsian, yakni Mushalla Al-Hikmah di Jalan Krendang Barat I, RT 11/05 Krendang dan Mushalla Al-Karomah di Jalan Krendang Barat RT 13/04 Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora. Kemudian, dua unit tenda pengungisan juga didirikan Jalan Krendang Barat I, berdekatan dengan lokasi kejadian kebakaran.
"Dari informasi yang didapat sebagian besar atau 85 persen merupakan pengontrak atau penghuni tak tetap. Jadi mungkin, mereka memilih tinggal sementara di tempat rumah saudaranya," ujarnya.
Selain lokasi pengungsian, lanjut Aji, pihaknya juga telah mendistribusikan bantuan perlengkapan tidur, sandang, pangan dan kesehatan. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Sudis Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) serta Sudis Pendidikan untuk mengakomodir pembuatan dokumen yang turut terbakar.
Terkait penyebab kebakaran, Aji mengaku belum mengetahui dari hasil penyelidikan pihak aparat kepolisian. Tapi sebelum terjadi peristiwa kebakaran, pihaknya telah memberikan sosialisasi pencegahan dan penanganan kebakaran pada kawasan permukiman di Tambora.
Ia menambahkan, pihak menerapkan masa tanggap darurat dalam beberapa hari ke depan. Setelah itu, pihaknya akan melakukan pembersihan lokasi kebakaran.
"Masa tanggap darurat ini diterapkan hingga Senin dan setelahnya kita akan lihat lagi. Lalu petugas PPSU nanti setelah lokasi aman akan bantu warga lakukan pembersihan," pungkasnya. (why)






