Jakarta Barat — Pemerintah Kecamatan Kebon Jeruk menyelenggarakan Sidang Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tahun 2026 pada Kamis, 22 Januari 2026, bertempat di Aula Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Sidang pembukaan tersebut dipimpin oleh Camat Kebon Jeruk, Agus Mulyadi, yang dalam paparannya menyampaikan gambaran umum kondisi wilayah, isu strategis, serta arah dan prioritas pembangunan Kecamatan Kebon Jeruk sebagai bagian dari proses perencanaan pembangunan daerah tahun 2026.
Dalam pemaparannya, Camat Kebon Jeruk menyoroti sejumlah permasalahan utama yang masih dihadapi wilayah, antara lain tingginya kepadatan lalu lintas, genangan air dan banjir di beberapa titik, serta pengelolaan sampah di lokasi pembuangan sementara. Ia menjelaskan bahwa berbagai langkah penanganan telah dan terus dilakukan melalui pendekatan kolaboratif lintas sektor, termasuk pengaturan lalu lintas, rekayasa jalan, normalisasi dan pengerukan saluran air, kerja bakti terpadu, serta koordinasi dengan perangkat daerah terkait.
Selain itu, Camat Kebon Jeruk juga memaparkan prioritas pembangunan ke depan yang difokuskan pada peningkatan kualitas infrastruktur wilayah, di antaranya rencana peningkatan jembatan, pembangunan dan penataan trotoar, serta penguatan program penataan kawasan dan pengembangan inovasi berbasis teknologi. Seluruh prioritas tersebut dirumuskan berdasarkan aspirasi masyarakat dari tujuh kelurahan di wilayah Kecamatan Kebon Jeruk.
Sidang Pembukaan Musrenbang Kecamatan Tahun 2026 ini menjadi tahapan awal dalam rangka menyelaraskan aspirasi masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah, guna mewujudkan pembangunan yang terencana, terintegrasi, dan berkelanjutan di wilayah Kecamatan Kebon Jeruk.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan kondusif, serta diharapkan dapat menjadi landasan yang kuat bagi tahapan Musrenbang berikutnya di tingkat kelurahan dan kota administrasi.





