Mengantisipasi pohon tumbang dan sempal saat hujan deras disertai angin kencang, Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota(Tamhut) Jakarta Barat menggencarkan pemangkasan atau penopingan pohon di delapan wilayah kecamatan.
Kepala Sudis Tamhut Jakarta Barat, Dirja Kusuma mengungkapkan sejak Januari 2025 hingga kini pihaknya sudah memangkas sebanyak 7.898 pohon.
"Pemangkasan dilakukan baik itu hasil monitoring tim di lapangan maupun laporan warga langsung dan melalui CRM. Dari Januari hingga saat ini tercatat sudah 7.898 pohon yang dipangkas," sebut Dirja saat dikonfirmasi, Selasa (28/10).
Ia pun merinci, dari 7.898 pohon yang dipangkas terdiri atas tiga kategori. Yakni, pangkas ringan sebanyak 3.457 pohon, pangkas sedang 2.374 pohon, dan pangkas berat 1.588 pohon.
Sedang yang ditebang sebanyak 153 pohon, pohon sempal 155 dan tumbang sebanyak 211 pohon.
"Pemangkasan paling banyak pada bulan Mei dan September 2025, masing-masing mencapai 932 pohon," ungkap Dirja.
Mengingat saat ini sudah mulai hujan, ia pun meminta warga masyarakat dan perangkat wilayah agar meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan. Jika mengetahui ada pohon yang batang atau daunnya membahayakan segera melapor ke pihaknya.
"Saya minta kalau melihat pohon di sekitarnya terlihat membahayakan segera melapor untuk segera ditindaklanjuti, dan saya juga mengingatkan warga untuk selalu hati-hati saat keluar rumah dalam kondisi hujan atau angin kencang terutama di jalan raya yang banyak pohon besar dan rimbun," imbuh Dirja. (Aji)






