Sebanyak 75 Peserta mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) pengembangan ekonomi kreatif sub sektor fotografi, di Museum Seni Rupa Keramik, Jalan Pos Kota, Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.
Kegiatan terkait dasar fotografi dan pengembangan ekonomi kreatif bagi generasi muda Jakarta tersebut kolaborasi dengan Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Jakarta Barat.
Kepala Sudis Parekraf Jakbar, Sherly Yuliana, mengatakan sub sektor fotografi saat ini menjadi salah satu bidang ekonomi kreatif yang memiliki pertumbuhan cukup pesat, terutama dengan meningkatnya kebutuhan konten visual pada media digital, promosi usaha, industri pariwisata, pemasaran produk UMKM, hingga industri hiburan.
Untuk itu, pihaknya menggelar kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen Pemkot Jakarta Barat mendukung pengembangan sumber daya manusia ekonomi kreatif yang adaptif, inovatif dan mampu bersaing di era digital.
"Fotografi tidak lagi hanya dipandang sebagai hobi, tetapi juga telah berkembang menjadi profesi dan peluang usaha yang menjanjikan bagi masyarakat, khususnya generasi muda kreatif," ujarnya, Kamis (21/5).
Dijelaskan Sherly, selama mengikuti bimtek para peserta diberikan pemahaman dasar hingga teknik praktis fotografi yang dapat menunjang kemampuan mereka menghasilkan karya visual yang berkualitas.
Adapun materi yang diberikan mencakup pengenalan dan pemeriksaan perangkat kamera, pengaturan pencahayaan melalui konsep segitiga exposure, teknik menentukan sudut pengambilan gambar, hingga komposisi foto yang menarik dan bernilai estetika. Sasaran kegiatan adalah para pelaku ekonomi kreatif, komunitas fotografi, pelajar, mahasiswa, content creator, serta masyarakat umum yang memiliki minat dan potensi untuk berkembang.
Ia menambahkan, fotografi memiliki peran penting dalam mendukung promosi pariwisata, pengembangan UMKM, serta industri kreatif berbasis digital. Melalui bimbingan teknis ini, pihaknya ingin memberikan ruang pembelajaran bagi para pelaku kreatif agar memiliki kemampuan teknis yang lebih baik, memahami perkembangan industri fotografi, serta mampu menghasilkan karya yang memiliki nilai ekonomi sehingga pada akhirnya akan menambah pendapatan.
Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat jejaring dan kolaborasi antar pelaku kreatif di Jakarta Barat.
"Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal lahirnya talenta-talenta kreatif baru di Jakarta Barat yang mampu bersaing secara profesional dan turut mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif daerah," pungkasnya.
Untuk diketahui, kegiatan tersebut berkolaborasi dengan dari Asosiasi Profesi Fotografi Indonesia (APFI) Nasional. Menghadirkan narasumber yakni, Andy Djati Utomo, Ketua Harian APFI Nasional dan Ridha Kusumabrata, Ketua Umum APFI Nasional, sebagai narasumber yang selama ini dikenal sebagai praktisi dan profesional bidang fotografi. (Aji)





