Sebanyak 500 paket sembako tebus murah bazar Ramadan 1447 H yang digelar di kawasan Taman Kota, Kelurahan Kembangan Utara, Kecamatan Kembangan Jakarta Barat ludes terjual.
Kegiatan dibuka Staff Gubernur DKI, Tirta Lunggana, Koordinator Wilayah Prakarsa Warga Jakarta Barat, Marlin Bato, hadir Camat Kembangan, Joko Suparno, Lurah Kembangan Utara, Pepen dan jajaran lainnya. Program tersebut merupakan kerjasama antara Prakarsa Warga Jakarta Barat dengan PD pasar Jaya, Rabu (4/3).
Camat Kembangan, Joko Suparno mengatakan pihaknya mengapresiasi tebus murah bazar Ramadan yang diinisiasi Prakarsa Warga Jakarta Barat untuk membantu masyarakat mendapatkan sembako terjangkau.
"Alhamdulillah warga menyambut antusias banyak yang antri untuk mendapatkan paket semboka yang akan dimanfaatkan kebutuhan sehari-hari," ujarnya saat dikonfirmasi di lokasi, Rabu (4/3).
Koordinator Wilayah Prakarsa Warga Jakarta Barat, Marlin Boto, mengatakan bazar tebus murah ini bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih ringan.
“Hari ini kita mengadakan kegiatan Bazar Murah Ramadan 2026. Ada beberapa paket sembako yang kita distribusikan ke masyarakat,” katanya.
Diungkapkan Marlin, kegiatan tersebut kerja sama dengan PD Pasar Jaya, Jakpro, Jakarta OS Energy, Bank Jakarta, dan Pusat Grosir. Untuk isi paket sembako berisi beras premium 5 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula 1 kilogram, serta bahan pokok lainnya.
"Warga hanya menebus Per paket seharga harga Rp100 ribu. Warga Jakarta Barat antusias menyambut bazar murah Ramadan," jelasnya.
Ia menyebut, total yang disiapkan 1.000 paket sembako dan dibagi dalam dua tahap. 500 paket didistribusikan di Kembangan, sementara 500 paket lainnya akan digelar pekan depan di wilayah Kalideres, Jakarta Barat.
Sementara itu, Marni (36), salah satu warga, mengaku bazar tebus murah tersebut membantunya mendapatkan sembako harga terjangkau. Menurutnya, harga paket yang didapat jauh lebih hemat dibanding harga pasaran.
“Tebus murah di sini hanya Rp100 ribu saja, lebih hemat. Biasanya kalau beli di pasar bisa sampai Rp150,” katanya.
Ia berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan, mengingat harga-harga bahan pokok di pasar naik sejak memasuki bulan Ramadan. (Aji)





