Sebanyak 10 warga mengikuti pelatihan kerja berbasis Mobile Training Unit (MTU) makanan dan minuman (tata boga) di RPTRA Kedoya Utara, Jalan Ratu Mawar L, RT 002 RW 01, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Kegiatan yang diadakan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Daerah (PPKD) Jakarta Barat berlangsung selama 20 hari, dimulai sejak Rabu (17/6) hingga Selasa (14/7).
"Pelatihan ini sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan menambah pengalaman ketrampilan," ujar Lurah Kedoya Utara, Febri Ariansyah, saat dikonfirmasi Selasa (30/6).
Dijelaskan Febri, pelatihan MTU angkatan III Tahun 2026, diikuti sebanyak 10 peserta yang terdiri dari unsur kader PKK, pengelola RPTRA, dan kader dasawisma. Mereka akan mendapatkan pelatihan mulai dari teknik dasar pengolahan makanan dan minuman, cara penyajian yang baik, hingga keterampilan lanjutan di bidang tata boga.
"Selain meningkatkan keahlian dan wawasan, peserta juga mendapatkan sertifikat yang nantinya bisa menjadi bekal untuk bekerja atau berwirausaha," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Kedoya Utara, Puji Rahayu menambahkan, selama mengikuti pelatihan peserta akan mendapat berbagai materi dan praktek mengenai masakan seperti kari, soto betawi, soto kudus dan rendang. Selain itu, mereka juga diberikan pelatihan mengolah minuman kopi.
Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama 20 hari kerja di RPTRA Kedoya Utara, terhitung sejak Rabu (17/6) lalu hingga Selasa (14/7) mendatang.
"Pada akhir kegiatan peserta akan melakukan uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikasi," tegasnya.
Seorang peserta pelatihan, Siti Qori Hapsari (35) warga Kedoya Utara, mengaku senang bisa mengikuti kegiatan dan mendapatkan wawasan serta pengalaman dalam teknik memasak yang baik hingga menghasilkan sajian yang enak dan berkualitas.
"Saya punya harapan setelah mengikuti pelatihan dan mendapat sertifikat bisa berusaha katering," tambahnya. (why)





