Halo Sobat! 👋
Saya Bang-Batik. Ada yang bisa saya bantu terkait wilayah Jakarta Barat?
Publikasi
Wali Kota Jakbar Serap Aspirasi Warga Akan Tangani Genangan di Sukabumi Selatan
Wali Kota Jakbar Serap Aspirasi Warga Akan Tangani Genangan di Sukabumi Selatan
Kelurahan Sukabumi Selatan | VALDANO
3 Agustus 2026
Pemerintahan
72
Izzudin
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah berdialog bersama tokoh masyarakat Sukabumi Selatan
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah, melakukan silaturahmi sekaligus berdialog dengan tokoh masyarakat dan para Ketua RW di Kelurahan Sukabumi Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Senin (3/8). Pertemuan tersebut membahas berbagai persoalan kewilayahan, khususnya penanganan genangan dan banjir, yang berlangsung di kediaman tokoh masyarakat sekaligus mantan anggota DPRD DKI Jakarta, H. Fatih Rohmatulloh Shiddiq, di Jalan H. Daud Dalam RT 02 RW 03, Kelurahan Sukabumi Selatan.Turut mendampingi Wali Kota, Askesra, Depika Romadi, Camat Kebon Jeruk, Agus Mulyadi, Camat Kalideres, Ziki Zulkarnaen, Camat Cengkareng, Suhardin, Lurah Sukabumi Selatan, Anjas Umaryadi, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Damkar, Ketua RW 01 hingga RW 08, Ketua RT 02 RW 03, Ketua RT 01 RW 04, serta Ketua LMK RW 03 dan lainnya. Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan sejumlah titik yang masih kerap mengalami genangan saat hujan deras, di antaranya di wilayah RT 005 RW 01 dan RT 012 RW 01 Sukabumi Selatan. Menurut warga, air dapat menggenangi jalan hingga masuk ke rumah, namun biasanya surut tidak lama setelah hujan berhenti.Ketua RW 01 Kelurahan Sukabumi Selatan, Enzal Matma, mengatakan salah satu penyebab genangan adalah kondisi Kali Sekretaris yang melintasi wilayah tersebut masih relatif sempit sehingga kapasitas aliran air belum optimal."Kondisi Kali Sekretaris yang melintasi wilayah kami cukup sempit sehingga perlu upaya pelebaran oleh pihak terkait," ujarnya.Menanggapi aspirasi warga tersebut, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah, menegaskan pentingnya pemeliharaan saluran air secara rutin sebagai bagian dari upaya mitigasi banjir dan genangan."Kegiatan pembersihan lumpur dan sedimen saluran merupakan program mitigasi banjir dan genangan dan diharapkan dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga titik banjir dan genangan berkurang signifikan di tahun 2027," kata Iin.Ia menekankan bahwa penanganan banjir memerlukan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, baik melalui pemeliharaan saluran maupun peningkatan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan.Sementara itu, Lurah Sukabumi Selatan, Anjas Umaryadi, menjelaskan kegiatan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus menjadi wadah diskusi antara pemerintah dengan tokoh masyarakat dan warga untuk mencari solusi atas berbagai persoalan di lingkungan."Masukan yang disampaikan masyarakat akan menjadi bahan koordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat penanganan genangan dan banjir di wilayah Sukabumi Selatan," pungkasnya. (Kontri)