Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah meresmikan Musalla Baiturrahman yang berlokasi di wilayah Sukabumi Utara, Kebon Jeruk. Sekalugus memberikan santunan untuk 60 anak yatim dan duafa serta donor darah yang bekerja sama dengan PMI Jakarta Barat, MInggu (1/2).
Turut hadir Ketua PMI Jakarta Barat Amien Haji, Camat Kebon Jeruk Agus Mulyadi, Lurah Sukabumi Utara, Ali Syahidin, jajaran pengurus DKM Musalla Baiturrahman, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga sekitar.
Wali Kota Jakbar, Iin Mutmainnah mengatakan rasa syukur atas selesainya pembangunan Musalla Baiturrahman yang kini dapat dimanfaatkan masyarakat menjelang bulan suci Ramadan.
“Alhamdulillah, Musalla ini dapat dimanfaatkan masyarakat tepat menjelang Ramadan. Semoga menjadi sarana ibadah yang lebih nyaman dan membawa keberkahan bagi lingkungan sekitar,” ujar Iin.
Iin juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bapak Andreas, tokoh masyarakat sekaligus donatur pembangunan Musalla Baiturrahman, yang telah berkontribusi menyelesaikan pembangunannya yang sebelumnya sempat terbengkalai.
“Atas nama Pemerintah Kota Jakarta Barat, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Andreas dan seluruh pihak yang telah berkontribusi. Ini adalah bentuk nyata kepedulian dan gotong royong untuk kemaslahatan umat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Iin menekankan pentingnya merawat dan memakmurkan sarana ibadah, tidak hanya dari sisi fisik bangunan, tetapi juga melalui kegiatan keagamaan, sosial, dan kemasyarakatan yang melibatkan seluruh lapisan warga, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua.
Iin Mutmainnah juga menyinggung pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama di Jakarta Barat yang dikenal sebagai wilayah heterogen dengan dinamika sosial yang tinggi.
“Kerukunan bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Jakarta Barat adalah contoh wilayah yang rukun, toleran, dan saling bersinergi,” ujarnya.
Selain itu, Wali Kota turut mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem, menjaga kebersihan lingkungan, serta mendukung upaya pemerintah dalam pengendalian banjir, khususnya di wilayah yang rawan terdampak.
Sementara itu, Andreas, selaku tokoh masyarakat dan donatur pembangunan Musalla, mengungkapkan bahwa niatnya berawal dari peduli melihat kondisi Musalla yang terbengkalai.
“Saat saya melintas, Musalla ini terlihat belum selesai. Saya berniat membantu menyelesaikannya agar bisa segera digunakan. Harapannya, masyarakat bisa beribadah dengan lebih nyaman,” ungkapnya.
Sebagai informasi, selain peresmian, terdapat juga santunan dan aksi donor darah oleh PMI Jakarta Barat, yang disambut antusias warga sebagai bentuk kepedulian sosial dan kemanusiaan. (Wan)





