Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto menginstruksikan sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait untuk melakukan pemantauan dan pengawasan pada area taman di sepanjang Jalan Daan Mogot, Cengkareng.
"Saya sudah meminta kepada lurah setempat untuk ikut mengawasi dan monitor, termasuk telah memberikan imbauan melalui pemasangan spanduk pada area taman Daan Mogot," ujar Uus Kuswanto, saat dikonfirmasi terkait dugaan aktivitas prostitusi sesama jenis di area taman Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (17/11).
Menurutnya, monitoring dan pengawasan juga dilakukan secara rutin oleh Satpol PP Jakarta Barat, mulai dari pukul 20.00 hingga 24.00 WIB. Kegiatan ini melibatkan sebanyak 10 petugas Satpol PP Jakarta Barat.
"Apabila ada yang terjaring maka dilakukan pembinaan sesuai aturan dan ketentuan. Jadi semua yang terlibat turut mengawasi, termasuk partisipasi masyarakat untuk membantu dan menjaga lingkungan agar tetap aman dan kondusif," ujarnya.
Selain monitoring dan pengawasan, lanjut Uus Kuswanto, pihaknya juga telah menugaskan Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat, untuk melakukan penopingan atau pemangkasan pohon.
"Sudis Tamhut Jakbar sudah melakukan penopingan atau pemangkasan pohon sejak Kamis hingga Sabtu. Penopingan dilakukan agar lokasi terlihat lebih terbuka, dan tidak lagi dimanfaatkan untuk aktivitas yang meresahkan warga," jelasnya.
Pihaknya juga meminta kepada Sudis Bina Marga Jakarta Barat untuk menambah lampu penerang jalan agar lokasi taman tidak gelap dan terlihat terang.
"Ke depannya, taman Daan mogot akan ditata kembali menjadi taman interaktif. Sehingga taman itu lebih terbuka, terang, dan masyarakat bisa memanfaatkan untuk beraktivitas, seperti berolahraga, rekreasi atau sekadar relaksasi," pungkasnya. (why)






