Pelaksanakan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Kawasan Sentra Primer Barat (SPB) Kembangan, Jakarta Barat, berlangsung meriah, Minggu (14/6).
Banyak warga memanfaatkan momen ini untuk beraktivitas olahraga, berjalan santai bersama keluarga, serta bermain wahana flying fox yang disediakan Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat.
Hadir langsung memantau kegiatan, Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Yuli Hartono mengaku senang melihat animo masyarakat memanfaatkan HBKB untuk melakukan aktivitas olahraga.
"Program kegiatan HBKB yang digelar minggu kedua, setiap bulan, luar biasa. Peserta yang ikut mendukung program ini dan animo masyarakat yang hadir, cukup banyak. Kami pun mengucapkan terimakasih kepada jajarannya yang telah menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik," ujar Yuli didampingi Kepala Sudis Pemuda dan Olahraga, Joko Suparno, serta sejumlah pejabat Pemkot Jakarta Barat.
Dijelaskan Yuli, tujuan pelaksanaan HBKB atau car free day adalah menyediakan ruang buat masyarakat untuk beraktivitas, seperti berolahraga, sekadar jalan-jalan atau mengakses sejumlah pelayanan yang disediakan pemerintah kota Jakarta Barat.
Melalui kegiatan ini, ia berharap masyarakat bisa memanfaatkan semua fasilitas dan layanan yang tersedia di HBKB Kembangan.
"Yang jelas, program ini tentunya digelar dalam rangka bagaimana mengendalikan polusi udara, menjaga kebugaran, sekaligus menggerakkan roda perekonomian," tukasnya.
Ia menambahkan, pihaknya selalu mengevaluasi setiap kali pelaksanaan HBKB dengan tujuan agar ke depan pelaksanaan kegiatan ini lebih baik lagi.
Pelaksanaan HBKB atau CFD di kawasan Sentra Primer Barat Kembangan diisi dengan sejumlah aktivitas olahraga, hiburan dan pelayanan publik, diantaranya senam aerobik, flying fox dari Sudis Gulkarmat, stan UMKM dari Sudis PPKUKM, layanan cek kesehatan gratis dari Puskesmas Kecamatan Cengkareng, layananan kependudkan oleh Sudis Kependudukan dan Pencatatan Sipil, mini soccer, hiburan musik dan sebagainya.
Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Yuli Hartono juga menyempatkan diri melakukan skrining kesehatan pada layanan kesehatan Puskesmas Kecamatan Cengkareng serta memberikan semangat pada kegiatan First Aid Responden (FAR) bersama Pusat Krisis dan Kegawatdaruratan Kesehatan Daerah (PK3D) Dinas Kesehatan DKI Jakarta.
Terkait layanan FAR, Pramono, petugas P3KD Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengatakan pihaknya memberikan layanan edukasi agar masyarakat mampu memberikan pertolongan pertama atau Resusitasi Jantung Paru (RJP) pada korban henti jantung dan napas.
"Ini untuk edukasi masyarakat tentang pertolongan pertama bila menemukan orang tiba-tiba henti jantung dan napas. Orang pertama bila menemukan gejala itu adalah keluarga, sebelum petugas medis datang," ujarnya.
"Di sini kami menyiapkan enam boneka peraga dan petugas P3KD untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar menekan risiko kematian," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Angkutan Jalan Sudis Perhubungan Jakarta Barat, Hendrico Tampubolon mengatakan, pihaknya mengerahkan sebanyak 71 personel untuk melakukan pengawasan, pengendalian sekaligus mengatur arus lalu lintas selama berlangsungnya kegiatan HBKB Kembangan.
"Kami kerahkan 71 petugas yang mengawasi dan mengatur lalin pada sejumlah titik ruas jalan di Kawasan Sentra Primer Barat, Kembangan. Bagi warga yang membawa kendaraan bermotor, kami telah menyediakan sejumlah tempat parkir di Hypermart Puri Indah, Lippo Mal Puri dan Puri Indah Mall," jelasnya. (why)






