Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Republik Indonesia kembalic melaksanakan survei lanjutan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di wilayah Kelurahan Kota Bambu Utara, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, Selasa (28/4).
Petugas lapangan Kementerian PKP, Mila Salsabila mengatakan survei ini dilakukan untuk memastikan kelayakan calon penerima bantuan sekaligus menilai kondisi rumah warga yang diusulkan agar bantuan tepat sasaran.
Tim survei melibatkan petugas lapangan dari Kementerian PKP, Mila Salsabila bersama Reza selaku petugas teknik pemberdayaan, dengan didampingi Ketua RT dan tokoh masyarakat setempat di sejumlah titik lokasi. Adapun lokasi survei meliputi beberapa rumah warga di antaranya di RT 04/RW 03, RT 08/RW 03, RT 04/RW 09, dan RT 07/RW 09.
"Warga yang disurvei merupakan calon penerima bantuan dengan kondisi rumah yang dinilai tidak layak huni," katanya.
Dijelaskan Mila, petugas melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi bangunan, kelayakan struktur, serta aspek kesehatan lingkungan. Pendampingan dari pengurus wilayah dilakukan guna memastikan data yang diperoleh akurat dan transparan. Survei ini menjadi tahapan penting dalam proses penentuan penerima bantuan BSPS dari Kementerian PKP.
“Kami melakukan verifikasi langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi rumah sesuai dengan kriteria program BSPS, sehingga bantuan dapat tepat sasaran,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua RT 04 Kota Bambu Utara, Rizal, menyampaikan dukungan masyarakat terhadap program tersebut. Nantinya diharapkan dapat meningkatkan kualitas hunian masyarakat serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat, aman, dan layak huni di wilayah Kota Bambu Utara.
“Kami mendampingi proses survei agar data yang disampaikan sesuai kondisi di lapangan dan warga yang diusulkan memang layak menerima bantuan,” ucapnya. (Kontri)





