Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota ( Sudis Tamhut) Jakarta Barat telah menangani sebanyak 5.237 pohon selama tujuh bulan pada 2025.
Kepala Sudis Tamhut Jakarta Barat, Dirja Kusuma mengatakan untuk jumlah pohon yang ditangani per bulan selama 2025. Yakni, bulan Januari sebanyak 536 pohon, Februari 570, Maret 649, April 736, Mei 932, Juni 900, dan bulan Juli sebanyak 914 pohon.
“Jadi, sejak Januari hingga 30 Juli 2025 atau selama tujuh bulan kami menangani sebanyak 5.237 pohon di Jakarta Barat yang tersebar di delapan wilayah kecamatan,” sebutnya saat dihubungi, Rabu (6/8).
Dirja menjelaskan, jenis pohon yang ditangani antara lain angsana, ketapang, glodokan, akasia, palem, mangga, beringin, asam kranji, jambu air dan lain sebagainya.
Ia menambahkan, penanganan pohon meliputi penopingan atau pemangkasan, penebangan serta evakuasi pohon tumbang dan sempal. Selama periode tersebut, sambung Dirja, pihaknya melakukan pemangkasan/toping ringan sebanyak 2.292 pohon, sedang 1.631, dan toping berat 1.005 pohon.
“Hingga Juli 2025 tercatat yang ditebang sebanyak 90 pohon, yang sempal 77 dan tumbang 142 pohon,” pungkasnya. (Aji)






