Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Barat telah menangani sebanyak 468 pohon selama saru bulan pada Maret 2026.
Kepala Sudis Tamhut Jakarta Barat, Dirja Kusuma, menjelaskan penanganan yang dilakukan meliputi pemangkasan (penopingan), penebangan serta evakuasi pohon tumbang atau sempal.
“Selama Maret 2026 yang kami tangani sebanyak 468 pohon,” sebut Dirja saat dikonfirmasi, Rabu (8/4).
Ia pun menyebut jenis pohon yang ditoping antara lain angsana, akasia, beringin, mangga, asam kranji, jambu air, ketapang, glodokan, petai Cina dan lainnya.
Lebih lanjut Dirja merinci, selama Maret penopingan ringan sebanyak 201 pohon, toping sedang 182 dan toping berat 66 pohon.
“Adapun yang ditebang 12, sempal dua dan tumbang lima pohon,” sebutnya.
Ia menambahkan, untuk penanganan pohon selain tim dari tingkat kota atau sudis pihaknya juga memiliki Satpel dengan Satgas-nya (pasukan hijau) di delapan kecamatan yang siap siaga jika ada pohon yang harus segera ditindak lanjuti atau dievakuasi. (Aji)






