Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat menggelar layanan sterilisasi kucing jantan lokal sebanyak 100 kucing di Aula Kantor Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (10/12).
Camat Kebon Jeruk, Agus Mulyadi mengapresiasi pelaksanaan kegiatan sterilisasi kucing jantan lokal yang diinisiasi oleh Sudis KPKP Jakarta Barat. Tujuannya untuk menekan populasi kucing, khususnya kucing yang berada di wilayah Kebon Jeruk.
"Alhamdulillah, dua hari kemarin pendaftaran dibuka, kita langsung sosialisasi ke warga dan warga sangat antusias, sehingga saat ini sepertinya kuota yang menjadi target itu melampaui target dari Sudis KPKP, Jakbar," ujarnya saat di temui, Rabu (10/12).
Ia pun mengucapkan terimakasih kepada Sudis KPKP Jakarta Barat yang telah menggelar program sterilisasi kucing lokal. Mudah-mudahan dapat memberikan manfaat bagi pemilik dan kesehatan kucingnya.
"Harapan saya, mungkin di tahun-tahun yang akan datang kegiatan ini terus bisa dilaksanakan di sini. Karena saya yakin dan percaya kegiatan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat, terutama masyarakat pecinta kucing," ucapnya.
Di lokasi yang sama, Plt Kasatpel KPKP Kecamatan Kebon Jeruk, Sri Harini menuturkan, pihaknya memberikan kuota sebanyak 100 ekor kucing jantan lokal. Namun, saat batas akhir pendaftaran, tercatat sebanyak 200 warga telah mendaftar.
"Kuota kita sediakan 100 ekor, kalau lebih sampai 200 ekor seperti ini, kami tetap upayakan pelayanan yang optimal," tukasnya.
Ia menyebut, dalam melakukan sterilisasi kucing, pihaknya memberikan syarat kepada pemilik kucing, seperti kucing harus puasa sehari sebelum di sterilisasi, kucing dalam keadaan sehat dan tentunya kucing milik warga ber-KTP DKI Jakarta.
"Kucing yang telah menjalani sterilisasi akan kami buatkan tanda pada telinga (eartip). Hal tersebut sebagai penanda agar tidak ada sterilisasi dua kali kepada hewan tersebut," jelasnya.
Sementara itu, Elisa(40) warga Kebon Jeruk mengaku, dirinya baru kali pertama mengikuti layanan sterilisasi kucing jantan lokal gratis yang diinisiasi Sudis KPKP Jakarta Barat.
"Saya punya satu kucing ras. Mumpung gratis, kalau di luar kan bayar. Jadi saya senang dan terbantu sekali," ujarnya.
Menurutnya, program ini sangat bagus karena dapat mengendalikan populasi kucing di Jakarta. Ia berharap ke depan bisa memantau informasi melalui media sosial Sudis KPKP Jakarta Barat.
"Terimakasih kepada pemerintah yang telah menggelar layanan ini. Saya ingin program sterilisasi nantinya tak sekadar menyasar kucing lokal, tapi juga kucing betina juga," harapnya. (why)






