Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) bersama Unit Pengelola Kebersihan (UPK) Badan Air Jakarta Barat, berhasil menjaring 76 ekor atau 55 Kg ikan sapu-sapu di Kali Angke, RW 02 Kelurahan Duri Kosambi, Cengkareng, Jumat (22/5).
Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Barat, Bety Rohmawaty mengatakan, pihaknya rutin setiap Jumat melaksanakan operasi penangkapan ikan sapu-sapu di wilayah Jakarta Barat. Upaya ini digencarkan mengingat ikan invansif sangat mendominasi ekosistem perairan darat.
Kemampuannya bertahan hidup pada lingkungan ekstrim dengan populasi yang tak terkendali mampu menekan keberadaan ikan endemik lokal.
"Ikan ini kerap berkembang biak dengan membuat lubang pada dinding turap yang membuat turap cepat rapuh. Selain itu juga dikhawatirkan untuk dijadikan bahan pangan konsumsi," jelasnya.
Lebih lanjut, Bety menjelaskan operasi penangkapan ikan sapu sapu di Kali Angke, RW 02 Kelurahan Duri Kosambi, melibatkan sebanyak 20 personel. Mereka menangkapnya dengan menggunakan jala ikan.
"Hasilnya, kami menangkap 76 ekor atau 55 Kg Ikan sapu-sapu. Kemudian dikubur di Sentra Flona Kalideres," tukasnya.
Sementara itu, Lurah Duri Kosambi, Heri Nurdin mengapresiasi kegiatan penangkapan ikan sapu-sapu. Sehingga upaya ini akan menimalisir populasi ikan sapu-sapu di wilayah Duri Kosambi.
"Kalau sampai ada oknum menyalahgunakan sehingga ikan itu dikonsumsi orang, tentunya akan membahayakan kesehatan," tuturnya. (why)





