Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Administrasi Jakarta Barat memastikan semua program kerja berjalan selaras dengan kebijakan pemerintah provinsi untuk meningkatkan pelayanan yang baik.
Ketua TP PKK Jakarta Barat, Ety Syartika, menjelaskan bahwa program kerja Pokja 4 yang membidangi kesehatan keluarga dan lingkungan, serta Kelompok Khusus (Poksus) untuk bersinergi antara PKK dengan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) terkait.
"Kegiatan PKK dalam rangka pelayanan masyarakat tentunya banyak keterkaitannya dengan UKPD, sehingga seyogianya kita bisa jalan berbarengan. Kami berharap banyak hal yang bisa disinkronkan dan disinergikan," ujar Ety Syartika saat memimpin rapat Sinkronisasi Program dan Kegiatan bersama jajaran Perangkat Daerah di Ruang Rapat Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Selasa (10/3).
Dikatakan Ety, salah satu agenda prioritas yang dibahas adalah penguatan kader PKK dan percepatan penurunan stunting di tingkat kota. Program ini melibatkan kolaborasi lintas sektoral yang melibatkan Sudin Kesehatan, Sudin PPAPP, Sudin KPKP dan Sudin Lingkungan Hidup, Sudin Parekraf, Subanppeko dan Bagian Kesra Setko Jakarta Barat.
"Selain stunting, kami juga membahas program Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB) serta perencanaan kota sehat," jelasnya.
Agenda lainya, lanjut Ety, aspek tata kelola melalui program Poksus, yang meliputi, penguatan pengelolaan dan pembinaan administrasi RPTRA, peningkatan kapasitas Dasawisma tingkat kelurahan, serta pembinaan lokus RPTRA yang melibatkan Sudin Pusip, Sudinakertransgi, Sudin PPKUKM, hingga Sudis Tamhut Jakbar.
"Diharapkan ke depan dapat menciptakan peta jalan yang jelas bagi para kader di lapangan, sehingga target-target pembangunan sosial dan kesehatan di Jakarta Barat pada tahun 2026 dapat tercapai secara efektif dan efisien," pungkasnya. (Hfz)





