Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah bersama jajaran dan pegawai Korve atau bersih-bersih area lingkungan Kantor Wali Kota, Jumat (22/5).
Selain menyapu serta membersihkan sampah yang ada di depan tali-tali air area halaman kantor, Iin bersama Kepala Bapas Kelas 1 Jakbar RM Kristyo Nugroho juga meninjau tempat pengolahan sampah yang berada di belakang kantornya. Di tempat ini ada bank sampah, komposting, bak-bak jenis sampah dan tempat pengumpulan mijel (minyak jelantah).
"Korve kantor ini adalah bentuk implementasi dari Ingub nomor 5 tahun 2026, di mana Pemerintah DKI Jakarta melakukan gerakan pilah sampah secara masif dan serentak di semua entitas," jelas Iin.
"Untuk itu, kami dari pemerintah kota Jakarta Barat mengajak seluruh komponen untuk bersama-sama memilah sampah dan mengolah sampah berdasarkan jenisnya. Kita berdiri di bank sampah kantor wali kota Jakarta Barat. Korve kantor ini adalah bentuk implementasi dari Ingub nomor 5 tahun 2026," tandasnya.
Ditegaskan, Pemprov DKI Jakarta melakukan gerakan pilah sampah secara masif dan serentak di semua entitas. Kami dari Pemkot Jakarta Barat mengajak seluruh komponen untuk bersama-sama memilah sampah dan mengolah sampah berdasarkan jenisnya," jelas Iin.
Lebih lanjut ia menyebut, di tempat pengolahan sampah kantor wali kota Jakarta Barat ada sampah organik yang diolah menjadi kompos. "Kemudian ada sampah anorganik yang nantinya ditampung di bank sampah, diambil oleh BSI atau Bank Sampah Induk dari Sudin LH, dan nanti menjadi benefit dari operasional kegiatan bank sampah itu sendiri," sebutnya.
Selanjutnya ada satu lagi. "Kita juga mengumpulkan mijel atau minyak jelantah. Ini kan banyak warga atau kita sendiri, kalau masak kan nggak semuanya digunakan sampai habis ya, jadi minyak itu kan tidak boleh sampai berkali-kali. Itu kita ingin teman-teman ngumpulin," imbuhnya.
"Kita akan atur waktunya untuk setiap Jumat ke-2 dan Jumat ke-4, kita kumpulkan di titik ini ada posko mijel, kemudian nanti akan diambil oleh Rumah Kutub. Kegiatan ini bekerjasama dengan PKK. Artinya mijel ini pun juga bukan semata-mata kita kumpulkan, tapi juga ada nilainya, ada benefitnya," jelas Iin.
Ia menambahkan, ketika kita mau mengurangi sampah dari sumber, banyak cara, banyak pola, tetapi yang penting kemauan dan konsistensi. "Jadi saya mengajak teman-teman semua, yuk kita konsisten agar lingkungan kita bersih, lingkungan kita sehat, dan kita juga mendapatkan manfaat dari sampah yang setiap hari masih ada di lingkungan kita," pungkas Iin.
Sementara itu, Kepala Bapas Kelas 1 Jakbar RM Kristyo Nugroho, mengaku diajak Korve jajaran Pemkot Jakbar. Pihaknya juga menggencarkan program pilah sampah di tempatnya dengan mengajak seluruh pegawai.
"Saya tentunya mengucapkan terima kasih, suatu kehormatan bagi kami mendapat undangan khusus dari Bu Wali Kota untuk mengikuti kegiatan ini. Kami juga menggencarkan gerakan pilah sampah sebagai implementasi Ingub nomor 5 tahun 2026 di tempat kami," pungkasnya. (Aji)






