Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat menangani tumpahan solar dan oli imbas kecelakaan tunggal sebuah truk di flyover (FO) Pesing, Kecamatan Kebon Jeruk, Rabu (10/6) pagi.
Menurut Petugas Pengendali Sudis Gulkarmat Jakbar, Muhammad Qori, pihaknya menerjunkan satu armada pemadam berkekuatan empat personel untuk penanganan di lokasi.
"Setelah dapat info, kita langsung ke lokasi. Jadi kira semprot tumpahan solar dan oli untuk antisipasi kecelakaan kalau licin di sini," jelas Qori di lokasi.
Dari pantauan di lokasi sekitar pukul 09.30 hingga 10.10 WIB, petugas Gulkarmat menyemprot tumpahan solar dan oli di sekitar awal tanjakan FO Pesing. Dari busa hasil penyemprotan yang terlihat kemungkinan ada bahan khusus yang ditambahkan pada air semprotan agar jalanan tidak licin. Untuk memperlancar pembersihan, lalu lintas di jalan FO Pesing dihentikan sementara dan dialihkan ke Jalan Daan Mogot.
Dijelaskan Qori, truk yang terlibat kecelakaan tunggal telah dievakuasi dari lokasi, tersisa roda depan yang patah akibat tabrakan dengan pembatas flyover. Sementara itu, muatan truk berupa puluhan karung biji plastik masih tertahan di lokasi. Terlihat sebuah truk bak terbuka disiapkan untuk memindahkan material tersebut.
Sebelumnya, sebuah truk terguling di FO Pesing, setelah menabrak beton pembatas jalan pada Rabu (10/6) pagi. Kecelakaan tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut. Pengemudi truk inisial S mengaku panik saat kendaraan roda empat lain menyalip truk yang dikendarainya.
"Saya dari arah Grogol mau ke Semanan (Kalideres). Ada mobil nyalip kanan. Saya tidak tahu mobil apa, jadi saya kaget, kaget aja udah," ujarnya kepada wartawan di lokasi.
Hal itu membuat Salim membanting kemudi hingga truk menghantam beton pembatas flyover dan terguling.
"Akhirnya kita buang kanan, kena pegar pembatas," ungkapnya. (Aji)





