Sebanyak 100 petugas gabungan Kecamatan Kembangan melakukan penertiban bangunan semi permanen yang berdiri di Jalan Kembangan Baru RW 03, tepatnya di sepanjang bantaran Kali Cengkareng Drain, Kelurahan Kembangan Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (22/4).
Penertiban bangunan diawali dengan apel persiapan yang dipimpin Camat Kembangan, Joko Suparno di halaman bekas kantor Kecamatan Kembangan. Apel melibatkan sebanyak 100 petugas gabungan terdiri dari Satpol PP, Sudis Bina Marga, Perhubungan, Lingkungan Hidup, UPS Badan Air, TNI-Polri serta PPSU Kembangan Utara.
Camat Kembangan, Joko Suparno mengatakan bahwa program Rabu Tertib yang rutin dilaksanakan setiap pekan digelar menindaklanjuti Perda DKI No 8 Tahun 2007 tentang ketertiban umum.
"Saat ini, kami bersama 'pasukan pelangi' melaksanakan penertiban bangunan semi permanen di bantaran Kali Cengkareng Drain, RW 03 Kembangan Utara," ujarnya.
Dijelaskan Joko Suparno, penertiban dilakukan lantaran bangunan tersebut berdiri di sepanjang bantaran sungai sehingga menganggu estetika lingkungan.
"Selain berdiri di lahan aset pemerintah, keberadaannya juga mengganggu lingkungan, terlihat kumuh dan kotor," ujarnya.
Sebelum penertiban, lanjut Joko Suparno, pihaknya telah menjalani prosedur penertiban, mulai dari sosialisasi, pemberian surat peringat pertama hingga ketiga.
"Sebagian bangunan sudah dibongkar secara mandiri oleh pemiliknya, setelah pemberian SP 3 hari Senin lalu. Total bangunan semi permanen yang ditertibkan sebanyak 31 bangunan," tukasnya.
Ia menambahkan, seluruh puing-puing yang dibongkar diangkut oleh sejumlah armada truk dari Satpol PP, Tamhut, SDA, serta mobil Hilux PPSU Kembangan Utara. Selain itu, dibantu 1 armada mobil derek Suku Dinas Perhubungan dan mobil PJU Sudin Bina Marga.
"Setelah dilakukan penertiban, ada beberapa usulan untuk menambah area penghijauan di pinggir kali cengkareng drain, untuk fasilitas olahraga/jogging track, atau untuk jalur pedestrian. Nanti akan kita kaji bersama mana yang paling bermanfaat disesuaikan dg kebutuhan warga sekitar," pungkasnya. (why)






