Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat menggelar kegiatan Aktualisasi Nilai Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1448 H/2026 Masehi, di Masjid Assahara, Kantor Wali Kota Jakbar, Kamis (25/6).
Kegiatan dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam tersebut diisi pengajian yang diikuti para pejabat, ASN, PPPK dan PJLP serta santunan kepada seratus anak yatim dan dhuafa dari delapan kecamatan se Jakarta Barat. Secara simbolis santunan diserahkan Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah kepada sepuluh anak yatim dan dhuafa. Masing masing menerima santunan sebesar Rp 400 ribu.
Mengusung tema “Meneladani Hijrah: Efisiensi dalam Bekerja, Optimal dalam Melayani”, tausiyah disampaikan oleh Ustadz Kasif Heer. Hadir para asisten, pimpinan OPD, camat, lurah, pengurus PKK, para guru dan lainnya.
Pada sambutannya Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah mengatakan Tahun Baru Islam 1 Muharram bukan sekadar pergantian kalender hijriah, tapi menjadi momentum refleksi bagi umat Islam untuk melakukan hijrah menuju pribadi yang lebih baik.
“Hijrah yang dilakukan Rasulullah SAW mengandung banyak pelajaran tentang perubahan, pengorbanan, perencanaan, kedisiplinan serta semangat membangun peradaban yang lebih maju,” ujarnya.
Sejalan dengan tema 'Meneladani Hijrah: Efisiensi dalam Bekerja, Optimal dalam Melayani', sambung Iin, kita diajak untuk memaknai hijrah dalam konteks kehidupan dan pekerjaan sehari-hari, khususnya sebagai aparatur pemerintah dan pelayan masyarakat.
“Sebagai ASN, hijrah dapat diwujudkan melalui perubahann pola pikir dan budaya kerja yang lebih produktif, efektif, dan berorientasi pada hasil. Kita dituntut untuk terus berinovasi, memanfaatkan teknologi, mengurangi hal-hal yang tidak memberikan nilai tambah, serta mengoptimalkan setiap sumber daya yang dimiliki untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tandas Iin.
Lebih lanjut ditegaskan Iin, efisiensi dalam bekerja bukan berarti mengurangi kualitas pelayanan, tetapi justru bagaimana mampu bekerja secara lebih cerdas, cepat, tepat, dan lebih akuntabel. Sementara optimal dalam melayani berarti menghadirkan pelayanan yang ramah, respomsif, professional, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat dengan sebaik-baiknya.
“Saya berharap semangat hijrah ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh ASN Pemkot Jakarta Barat untuk terus meningkatkan integritas, disiplin, kompetensi, serta kualitas pelayaan publik. Dengan demikian kita dapat mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik dan memberikan manfaat nyata bagi warga Jakarta Barat,” imbuh Iin.
Terakhir, ia mengajak seluruh ASN Pemkot Jakarta Barat untuk menjadikan momentum Muharram, Tahun Baru Islam sebagai sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan, mempererat persatuan, serta menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan masing masing. (Aji)




