Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat menggelar kegiatan Bakti Sosial dan Intervensi Gizi Balita untuk meningkatkan status gizi balita dalam menekan angka stunting yang berlangsung di Ruang Ali Sadikin Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Kamis (23/7).
Sekretaris Kota Jakarta Barat, Firmanudin Ibrahim, menegaskan pemenuhan gizi, kesehatan, dan pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan.
"Kesehatan, asupan gizi, dan pendidikan merupakan tanggung jawab kita bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi juga seluruh stakeholder dan masyarakat," ujar Firmanudin pada sambutannya usai membuka kegiatan
Ia menambahkan, sinergi lintas sektor diperlukan agar program penanganan stunting dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"Perlunya kita berkomitmen, semua unsur dan elemen yang ada di sini, agar kegiatan-kegiatan ini bukan saja bakti sosial, tetapi juga menjadi bentuk sinergi antara pemerintah, TNI, dan pengusaha di Jakarta Barat yang memberikan manfaat bagi warga Jakarta Barat," ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (Cimory Group), Prijo Handoko Rahardjo, menyatakan pihaknya mendukung program intervensi gizi dengan memberikan bantuan telur dan susu kepada balita selama tiga bulan berturut-turut.
"Kami akan mendukung program ini selama tiga bulan dengan pemberian nutrisi berupa telur dan susu. Harapannya, semakin banyak pihak yang melanjutkan program ini demi mewujudkan Generasi Emas 2045," katanya. (Thr)





