Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat akan berkolaborasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk pemanfaatan lahannya menjadi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di dua wilayah yaitu Tambora dan Taman Sari.
Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Barat, Ahmad Hariadi menuturkan, saat ini pihaknya masih menunggu proses administrasi berupa pengajuan resmi dari pengguna lahan.
"Kami minta surat permohonan dari user, dalam hal ini Sudis LH. Nanti melalui bu wali kota akan didorong menjadi TPS 3R. Dan, nanti kita akan bersinergi dengan KAI," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (9/4).
Dijelaskan Hariadi, keterlibatan PT KAI dinilai penting dalam pengolahan sampah, termasuk dalam penyediaan teknologinya. Langkah ini dilakukan sekaligus mendorong pengelolaan sampah mandiri oleh pihak PT KAI.
“Di TPS 3R nanti, kami harapkan KAI juga hadir dan memberikan dukungan teknologi, karena mereka juga memiliki kewajiban untuk mengelola sampah secara mandiri,” ujarnya.
Untuk membangun TPS 3R, lanjut Hariadi, dibutuhkan lahan minimal mencapai 1.000 meter persegi. Tapi, jika tersedia lahan sekitar 500 meter persegi, pembangunan TPS 3R juga bisa dijalankan.
"Rencananya, ada dua lahan milik PT KAI di Mangga Besar dan Jembatan Lima. Kemungkinan luasnya minimalkan 10000 meter, tetapi kali seandainya ada 500, kita tetap jalan juga,"tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat menargetkan 70 persen sampah dapat dikelola langsung dari sumbernya. Sisanya (30%) menjadi sampah residu yang dibuang ke TPST Bantar Gebang.
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menjelaskan bahwa penanganan sampah dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan banyak pihak. Salah satunya, berkolaborasi dengan PT KAI dalam pemanfaatan lahan milik perusahaan tersebut.
“Dalam jangka pendek, kami akan memanfaatkan lahan milik KAI di delapan stasiun di Jakarta Barat untuk mendukung pengelolaan sampah, terutama di wilayah dengan keterbatasan lahan,” ujarnya
Dijelaskan Iin, kerjasama pemanfaatan lahan PT KAI difokuskan pada lahan di sekitar stasiun, sebagai tempat pengolahan sampah, khususnya pada wilayah padat penduduk yang minim ruang terbuka, seperti wilayah Tambora dan Taman Sari.
“Kita sama-sama kita bisa kerja sama untuk menyelesaikan persoalan sampah di lingkungan khususnya di Kecamatan Tambora dan Taman Sari yang tidak memiliki ruang cukup lahan. Sehingga kemarin KAI juga setuju dan kami akan melakukan komunikasi secara efektif,” pungkasnya.(why)






