Sebanyak 60 anak mengikuti 'Pesta Betawi' untuk melestarikan kebudayaan lokal dan mengisi liburan sekolah sekaligus dalam rangka memeriahkan HUT ke-499 Kota Jakarta yang berlangsung di Gedung Perpustakaan Jalan Tanjung Duren Barat RT 13 RE 9 Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jumat (26/6).
Kepala Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Barat, Achmad Jazuri, mengatakan dalam rangka HUT ke 499 Kota Jakart, pihaknya menggelar literasi budaya dengan tujuan untuk mengajarkan anak-anak mengenai makanan khas Betawi dan permainannya.
"Hari ini kami mengajarkan anak-anak literasi budaya, karena Suku Betawi sebagai penduduk asli perlu semua pihak untuk melestarikan. Kami dari Sudis Pusip Jakbar mengajarkan anak-anak untuk mengenal sejak dini," katanya saat dikonfirmasi usai membuka kegiatan.
Menurut Jazuri, untuk peserta 'Pesta Betawi' diikuti sebanyak 60 peserta terdiri dari anak usia 5 hingga 13 tahun. Peserta juga antusias mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari tarian, literasi Betawi, jelajah pos makanan Betawi dan pos bacot pantun.
"Kami berharap yang kita lakukan ini bisa menular untuk mempelajari dan mengajarkan tentang budaya lokal budaya Betawi. Selain itu juga kita punya fungsi arsip, semua yang berkaitan dengan dokumentasi, sejarah, harus dilestarikan dan dipelajari supaya budaya Betawi tidak hilang, tidak lekang oleh zaman," pungkasnya.
Selain itu, untuk mendukung pelestarian budaya Betawi, Sudis Pusip Jakbar juga memiliki fasiltas buku bertemakan Betawi, koleksi buku Kejakartaan. Koleksi tersebut, nantinya akan dibuat naskah buku tentang para Wali Kota Jakarta Barat dari tahun 1966 hingga 2025.
Nantinya, dijelaskan Jazuri, setiap tahun harus ada penambahan buku bukan hanya tentang budaya, tapi semua informasi yang berkaitan budaya Betawi dengan Kota Jakarta.
"Buku itu berisi tentang siapa yang memimpin, periodenya seberapa lama, hasil-hasil karya kepemimpinannya, kebijakannya, itu akan kita explore melalui buku, kemudian kita adakan juga pameran di sini. Nah itu untuk menambah Koleksi Kejakartaan di Perpustakaan Jakarta Barat," tuturnya.
Sebagai informasi, para peserta mengikuti jelajah pos dengan menelusuri pos nyorog, pos ngider jajanan, pos ngayab, dan pos bacot. Kegiatan juga diramaikan bazar makanan khas Betawi yang menyajikan kerak telor, kue cucur dan dodol Betawi. (Izu)





