Periode Januari hingga Oktober 2025, Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Sudis Tamhut) Jakarta Barat sudah memangkas dan menoping sebanyak 8.107 pohon.
“Selama sepuluh bulan atau dari Januari hingga Oktober 2025, kami telah menangani sebanyak 8.107 pohon yang tersebar di 56 kelurahan dan delapan kecamatan se Jakarta Barat,” sebut Kepala Sudis Tamhut Jakarta Barat, Dirja Kusuma, Kamis (6/11).
Dijelaskan Dirja, penanganan pohon meliputi penopingan atau pemangkasan, penebangan serta evakuasi pohon tumbang dan sempal. Selama periode tersebut, pihaknya melakukan pemangkasan atau toping ringan sebanyak 3.566 pohon, toping sedang 2.426, dan toping berat 1.618 pohon.
“Hingga Oktober 2025 tercatat yang ditebang sebanyak 163 pohon, sempal 119, dan tumbang 215 pohon,” ujar Dirja.
Dirja menambahkan, untuk jenis pohon yang ditangani antara lain angsana, akasia, palem, ketapang, glodokan, mangga, beringin, jambu air, asam kranji dan sebagainya.
Sedangkan jumlah pohon yang ditangani per bulan selama 2025 adalah, Januari sebanyak 536 pohon, Februari 570, Maret 649, April 736, Mei 932, Juni 900, Juli 914 dan Agustus 891, September 932 dan Oktober 985 pohon. (Aji)






