Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat akan mengerjakan saluran air dari Jalan Kedaung 2 hingga perempatan Jalan Raya Joglo, RW 08 Kelurahan Joglo, Kembangan, Jakarta Barat.
Langkah ini dilakukan guna mengatasi genangan di ruas Jalan H. Muchtar Raya, tepatnya di perbatasan wilayah Petukangan Utara,Jakarta Selatan dan Joglo, Jakarta Barat.
Rencana pengerjaan saluran air disampaikan langsung Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat, Mustajab, usai melakukan joint survei dengan Pemkot Jakarta Selatan, yang dihadiri Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, Senin (22/6).
"Dalam joint survey dengan Jakarta Selatan bersama bapak Wali Kota Jakarta Selatan disepakati penanganan genangan. Pertama, Sudis SDA Jakbar akan mengerjakan saluran air dari perbatasan Jakarta Selatan dengan Jakarta Barat, tepatnya di Jalan Kedaung II ke arah perempatan Jalan Joglo Raya dan dialirkan ke Phb Puri Botanical," ujarnya.
Selama penanganan untuk mitigasi genangan yang sewaktu-waktu terjadi, Sudis SDA Jakbar telah meminta Satpel SDA Kembangan untuk menyiapkan satu unit pompa air dan mobil jetting.
"Sewaktu-waktu terjadi genangan, kami sudah siapkan satu pompa air dan mobil jetting untuk menguras genangan saluran," tukasnya.
Untuk kewenangan Sudis SDA Jakarta Selatan, lanjut Mustajab, akan melakukan pengecoran jalan berlubang serta akan membangun saluran di perbatasan yang disejajarkan ke saluran air yang menjadi bagian pengerjaan Sudis SDA Jakarta Barat, karena menjadi satu kesatuan sistem tata airnya.
Sementara itu, Camat Kembangan, M. Fahmi Karsawijaya yang hadir membersamai kegiatan joint survei membenarkan rencana pengerjaan saluran air untuk mengatasi genangan di Jalan H. Muchtar Raya.
"Rabu depan, akan diadakan kegiatan sosialisasi pada titik lokasi yang akan dilakukan pengerjaan saluran air untuk menangani genangan di Jalan H. Muchtar Raya," ujarnya saat dikonfirmasi.
Menurutnya, pengerjaan saluran air tepat dilaksanakan dari Jalan Kedaung II RW 08 hingga perempatan Jalan Joglo Raya, masuk Phb Puri Botanical, sejauh kurang lebih 150 meter.
"Tapi ada sebagian saluran air yang sudah eksisting. Intinya, kami akan mendukung kegiatan Sudis SDA Jakarta Barat, untuk mengatasi masalah genangan tersebut," tukasnya.
Di tempat terpisah, Kepala Pusdatin Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny menuturkan bahwa pihaknya menunggu pengerjaan saluran air dari Suku Dinas SDA Jakbar dalam upaya mengatasi genangan di Jalan H Muchtar Raya.
"Kalau saluran air sudah benar, pihak Bina Marga baru masuk untuk membenahi jalannya. Saat ini saya belum memahami konstruksi jalan. Intinya, benerin dulu saluran air. Kalo sudah benar, mau aspal cor beton atau hotmix, tak akan bermasalah bila tidak ada genangan," tuturnya.
Sebelumnya, informasi di media sosial, Senin (22/6), mengulas komitmen penanganan genangan di Jalan H Muchtar Raya, Joglo.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menyampaikan komitmen untuk menangani genangan yang kerap terjadi di Jalan H. Mochtar Raya, Joglo, Jakarta Barat.
Penanganan dilakukan secara bertahap mengingat luas wilayah dan kompleksitas persoalan infrastruktur. Pemerintah Kota Jakarta Barat disebut telah melakukan langkah awal berupa penanganan darurat untuk mempercepat surutnya air serta mempersiapkan pembangunan drainase permanen yang direncanakan mulai tahun ini. (why)






