Aparatur Kelurahan Kedaung Kali Angke Kecamatan Cengkareng bersama petugas Sudis SDA Jakarta Barat melakukan penanganan banjir dengan melakukan penyedotan dan menangani warga terdampak pada delapan titik lokasi RW.
Diketahui, sejumlah titik tersebut yaitu, Jalan Pesing Poglar Raya RT 001 dan 004 RW 01, dengan ketinggian air berkisar 20-35 sentimeter, Jalan Pool PPD RT 004 dan 10 RW 02, dengan ketinggian 15-30 sentimeter, Komplek Polri RT 006,007,008, RW 02, dengan ketinggian air 10-20 sentimeter, Komplek Departemen Agama RT 004, 013 RW 13, dengan ketinggian air 10-20 sentimeter.
Kemudian Kampung Muka RT 001 RW 04, dengan ketinggian air 10-20 sentimeter dan Pesing Poglar RT. 001, 002, 003 RW. 05, dengan ketinggian air 15-40 sentimeter, dan Kp. Kedaung RT. 001,002,003,004,008 RW 08, dengan ketinggian air 10-40 sentimeter.
Lurah Kedaung Kaliangke, Muchamad Ghufri Fatchani mengatakan bahwa hujan lebat yang terjadi sejak pagi hingga sore, mengakibatkan sejumlah permukiman warga Kedaung Kaliangke, terendam banjir.
"Kami sudah melakukan kordinasi dengan Sudis Sumber Daya Air (SDA) Jakbar untuk dilakukan penyedotan," ujar M. Gufri usai melakukan penanganan bersama PPSU Kelurahan Kedaung Kali Angke, Kamis (22/1).
Dari informasi yang dihimpu, penyedotan dilakukan di rumah pompa Jalan Daan Mogot, Kali Mookevart, Jalan Pesing Poglar Kali Angke, dan satu pompa portable. Selain itu, petugas PPSU juga dikerahkan untuk membersihkan sampah pada sejumlah saluran air yang mampet.
Ia menjelaskan, banjir yang menggenangi permukiman warga tersebut mengakibatkan sebanyak 11 KK atau 28 jiwa mengungsi di Masjid Jami Al Khoir RW 05 dan 8 KK atau 30 jiwa mengungsi di Masjid Jami Al Fudhollah RT 001 RW 08 Kelurahan Kedaung Kaliangke.
"Kami juga berkordinasi dengan Sudis Sosial Jakbar untuk permohonan bantuan. Bantuannya sebanyak 600 nasi boks dengan rincian 200 nasi boks RW 05, 200 nasi boks RW 02 dan 200 boks RW 08. Kami tambah dari kelurahan sebanyak 200 nasi boks untuk RW yang terdampak banjir," jelasnya. (why)





