Sebanyak 8,5 Kilogram sayuran kangkung dipanen dari lahan urban farming di rumah dinas (Rudin) Lurah Tanjung Duren Selatan, Kecamatan Grogol Petamburan Jakarta Barat, Jumat (12/6).
Lurah Tanjung Duren Selatan, Indri Prawiji mengatakan, kegiatan panen melibatkan kader Kelompok Kerja (Pokja) III Tim Penggerak (TP) PKK kelurahan dan kecamatan, Gulkarmat, Satpol PP. Bukan sekedar memanfaatkan lahan terbatas, kegiatan urban farming ini juga menjadi percontohan bagi masyarakat.
"Kami sengaja memanfaatkan lahan pekarangan di kelurahan sebagai percontohan agar warga termotivasi memanfaatkan lahan terbatas untuk urban farming," katanya sesuai keterangan yang diterima.
Dikatakan Prawiji, kegiatan urban farming memanfaatkan lahan terbatas itu tidak hanya sebagai upaya penghijauan, berbagai tanaman produktif yang dibudidayakan di lingkungan pekarangan akan memperkuat ketahanan pangan keluarga.
Kemudian, bila urban farming ditekuni dengan baik, Wiji optimistis hasilnya bisa mendatangkan nilai ekonomi. Sehingga nantinya nilai ekonomi yang didapat akan berdampak terhadap kesejahteraan keluarga.
Pihaknya berharap hasil yang didapat dalam panen ini menjadi contoh baik. Dengan begitu, masyarakat tidak akan lagi ragu memanfaatkan lahan terbatas di halaman rumah ataupun lokasi lainnya di lingkungan sekitar untuk mulai menggalakkan urban farming
"Sehingga lahan yang ada tidak hanya menjadi tanah kosong, tetapi dapat memberikan manfaat bagi kebutuhan pangan keluarga," tandasnya. (Kontri)






