Halo Sobat! 👋
Saya Bang-Batik. Ada yang bisa saya bantu terkait wilayah Jakarta Barat?
Publikasi
50 Penyandang Disabilitas di Jakbar Ikut Pelatihan Musik Religi Marawis
50 Penyandang Disabilitas di Jakbar Ikut Pelatihan Musik Religi Marawis
Izzudin
21 Juli 2026
Pemerintahan
73
Izzudin
Warga disabilitas mengikuti pelatihan seni marawis di Gedung PPSB Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng
Sebanyak 50 penyandang disabilitas dari
keluarga prasejahtera Yayasan Bina Insani Winsar mengikuti pelatihan musik religi di Pusat Pelatihan Seni Budaya (PPSB), Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng,
Jakarta Barat, Selasa (21/7).
Kepala Seksi Pembinaan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat,
Bayu Permana menjelaskan program ini ditujukan untuk memfasilitasi anak-anak
disabilitas serta para pembimbing agar dapat terus mengembangkan keterampilan,
khususnya seni secara mandiri.
“Pelatihan kali ini ditujukan kepada para penyandang
disabilitas, dengan alat musik islami berupa marawis. mereka kita undang kesini
untuk dua kelas. Yang pertama itu 25 anak-anak didik, kemudian yang kedua
adalah 25 para pembimbing,” katanya saat dionfirmasi.
Dikatakan Bayu, pihaknya mengajak pelatihan seni marawis kaun
disabilitas, menindaklanjutik kunjungan Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah yang telah
berkunjung ke Yayasan Bina Insani Winsar beberapa waktu lalu.
“Dengan adanya pelatihan marawis ini kita harapkan lebih
bergairah lagi anak-anak. Kalau kita lihat ini luar biasa ini baru hari pertama
dan sekarang hari kedua itu sambutannya luar biasa dan mereka sudah bisa
ngikutin,” ujar Bayu.
Lebih lanjut dijelaskan Bayu, peserta pelatihan mengikuti
pelatihan selama 10 hari kerja, dengan menghadirkan instruktur professional dibidangnya.
Setelah pelatihan pihaknya akan memberikan alat musik berupa marawis yang
memang setiap tahun kita adakan. Hal tersebut lantaran permintaan dari pihak
yayasan untuk memiliki alat kesenian tersebut.
“Sehingga kalau mereka ada latihan biasanya minjam
kesana-sini. Mudah-mudahan dengan ada alat musik yang diberikan bisa bermanfaat,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Bina Insani Winsar, Dwi Handayatun
mengungkapkan rasa syukur atas pelatihan dan bantuan alat musik tersebut dan
sangat bermanfaat untuk anak-anak disabilitasnya.
“Alahmdulillaha anak -anak ini senang bermusik, sekarang
ikut pelatihan marawis karena kami belum bisa menyediakan alat musik. Ini
nantinya bisa dimanfaatkan untuk anak-anak,” pungkasnya. (Izu)