Sebanyak 25 rumah warga menjadi sasaran petugas juru pemantau jentik (Jumantik) dengan melakukan pemeriksaan di RT 002 RW 09, Kecamatan Kembangan, Jakarta Barat, Jumat (9/10).
Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kelurahan Kembangan Selatan, Elda Triviani, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memantau keberadaan jentik sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan untuk mencegah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).
"Dari hasil pemeriksaan terhadap 25 rumah atau lokasi, petugas tidak menemukan jentik nyamuk sehingga angka bebas jentik (ABJ) mencapai 100 persen," katanya sesuai keterangan yang diterima.
Dalam kegiatan tersebut, petugas kelurahan bersama tenaga kesehatan, kader Jumantik, pengurus wilayah, dan unsur masyarakat memeriksa tempat penampungan air serta lokasi lain yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk.
"Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan tidak terdapat jentik nyamuk pada tempat penampungan air maupun area lain yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk," ujarnya.
Elda mengimbau masyarakat untuk menerapkan gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup tempat penyimpanan air, serta mendaur ulang atau memanfaatkan kembali barang bekas yang berpotensi menampung air.
"Melalui kegiatan PSN secara rutin dan berkelanjutan, kami berharap angka bebas jentik dapat dipertahankan dan risiko penularan DBD dapat ditekan," tuturnya.





