page loader

BERITAKota Administrasi Jakarta Barat

Ratusan Siswa Mengikuti Vaksinasi Merdeka di SMK Satria, Srengseng

28 Juli 2021
| | |
Y
|
  CETAK
Ratusan Siswa Mengikuti Vaksinasi Merdeka di SMK Satria, Srengseng

SMK Satria Srengseng, Jakarta Barat, terlihat ramai dipenuhi siswa. Mereka memakai sepatu dan seragam sekolah. Ada juga yang mengenakan seragam batik. Semuanya berkumpul di halaman sekolah. Duduk dibangku sembari menunggu giliran dipanggil. Tapi, tunggu dulu.

Anda jangan salah menduga. Aktivitas siswa tersebut bukan untuk mengikuti ujian sekolah atau hendak belajar tatap muka. Mereka hadir untuk mengikuti program vaksinasi covid yang digelar jajaran Polda Metro Jaya. Namanya, vaksinasi merdeka.

Ahmad (15) siswa kelas IX SMP Satria, misalnya. Ia sudah hadir sejak pagi hari, sekitar pukul 07.00 WIB. Wajahnya terlihat ceria dan sangat antusias mengikuti vaksinasi covid. "Yang tidak mau vaksin, rugi banget. Karena ini kan obat buat jaga kondisi kesehatan tubuh. Jadi rugi banget kalau nggak mau vaksin," tuturnya.

Semangat siswa ini luar biasa. Tidak ada perasaan was-was. Apalagi takut dengan jarum suntik. Semua itu dijalani karena dirinya ingin sehat. Bebas dari penyakit, termasuk terpapar virus corona. "Vaksin ini gunanya sebagai salah satu cara pencegahan di masa pandemi. Ini baru pertama kali disuntik," jelas Ahmad.

Idem dengan Sri (16). Siswi SMK Satria ini membagikan pengalaman usai disuntik vaksin covid dosis pertama. "Biasa saja (rasanya), tapi iya deg-degan karena sudah lama gak disuntik. Terakhir suntik saat SMP," ucap Sri. 

Ia berharap, pandemi covid-19 segera berakhir. Sehingga dirinya bisa mengikuti kegiatan belajar mengajar secara normal. "Semoga bisa kayak dulu lagi, (sekolah) karena kalau di rumah nggak ngerti materi," harap Sri.

Diberitakan sebelumnya, jajaran Polda Metro Jaya berkolaborasi dengan Yayasan Sekolah Satria menggelar Vaksinasi Merdeka. Kegiatan ini diikuti ratusan siswa dan masyarakat sekitar. “Kami mengundang untuk pelajar sebanyak 216 dan masyarakat umum sebanyak 516," tutur Camat Kembangan, Joko Mulyono. (why)

client logo
client logo
client logo
client logo
client logo
client logo