page loader

BERITAKota Administrasi Jakarta Barat

Evaluasi Adipura, Nilai Sejumlah Pasar di Jakbar Masih Kurang

01 Februari 2017
| | |
|
  CETAK
Evaluasi Adipura, Nilai Sejumlah Pasar di Jakbar Masih Kurang

Sejumlah pasar tradisional di wilayah Jakarta Barat masih memiliki nilai di bawah passing grade (batas nilai). Kondisi ini tentunya dapat memengaruhi penilaian Adipura tahun 2017. Piala Adipura merupakan bentuk penghargaan tertinggi terkait masalah lingkungan.

Penghargaan ini juga menjadi prestise penilaian tersendiri bagi pimpinan wilayah. Wali Kota Jakarta Barat, HM Anas Efendi berpesan agar wilayah Jakarta Barat mendapatkan penghargaan Adipura tahun ini. "Tak hanya mendapatkan sertifikat saja, tapi penghargaan ini menjadi penilaian tersendiri buat wali kota," ujar Sekretaris Kota (Seko) Jakarta Barat, Asril Marzuki, saat memimpin paparan persiapan Adipura 2017, di ruang eks Kanppeko, kantor wali kota, Rabu  (1/2) pagi.

Rapat dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Sri Yuliani, Kasudin Lingkungan Hidup Edy Mulyanto, para lurah dan camat serta para kepala pasar dan terminal se Jakarta Barat. Seko menjelaskan, kegiatan tersebut untuk me-review kembali agar nantinya dapat mendongkrak penilaian Adipura.

Diungkapkan, saat penilaian pertama (P1) masih banyak pasar tradisional dan terminal di Jakarta Barat yangnilainya masih di bawah passing grade. "Saat evaluasi kemarin, belum ada pasar di Jakarta Barat yang memiliki nilai di atas passing grade 73, bahkan rencananya akan dinaikan menjadi 74. Masih ada pasar yang memiliki nilai 62 dan 65," sebut Seko. Ia pun meminta para kepala atau pengelola pasar memahami dan mencermati sejumlah item penilaian sebelum ada penilaian dari tim Adipura.

Sementara itu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Jakbar,Jakarta Barat, Sri Yuliani, menyebutkan nilai tertinggi pasar tradisional adalah Pasar Puri Kembangan, yakni 72, Pasar Tomang Barat 70 dan Pasar Ganefo Cengkaremg Barat 70,2. Sedang nilai terendah adalah Pasar Slipi (69), Pasar Jembatan Dua (69), dan Jembatan Lima (65).

Di antara nilai di atas, belum ada satu pasar pun di Jakarta Barat yang penyentuh passing grade 73. "Kami menginginkan semua kepala pasar untuk membenahi dan memperbaiki kondisi pasar hingga dapat mendongkrak nilainya," tuturnya. (why/aji)

client logo
client logo
client logo
client logo
client logo
client logo