page loader

BERITAKota Administrasi Jakarta Barat

Irbanko Jakbar Pantau Distribusi Bansos Tepat Waktu, Sasaran, Jumlah, dan Kualitas

30 Nopember 2020
| | |
Y
|
  CETAK
Irbanko Jakbar Pantau Distribusi Bansos Tepat Waktu, Sasaran, Jumlah, dan Kualitas

Inspektorat Pembantu Wilayah Kota (Irbanko) Jakarta Barat melakukan monitoring pengawasan pendistribusian bantuan sosial (Bansos) Pemprov DKI Jakarta Tahap 10 di dua titik lokasi yakni lingkungan RW 01 dan 05, Kelurahan Meruya Selatan, Kecamatan Kembangan.

Monitoring pengawasan pendistribusian Bansos Pemprov DKI Jakarta diawali dari lingkungan RW 01, Kelurahan Meruya Selatan. Mereka memantau proses penyaluran sebanyak 252 paket sembako Pemprov DKI Jakarta, untuk warga yang berhak menerima bantuan. 

"Kami pantau pendistribusian bansos mengacu 4 kriteria yaitu, tepat waktu, sasaran, jumlah dan kualitas," ujar Rosita, seorang staf Irbanko Jakarta Barat. 

Ia menuturkan bahwa proses pendistribusian hingga penyaluran bansos Pemprov DKI Jakarta berjalan lancar. Tim Irbanko Jakbar tidak menemui adanya kendala atau masalah dalam penyaluran paket sembako di lingkungan RW 01, Kelurahan Meruya Selatan. 

Irbanko Jakarta Barat juga memastikan paket sembako dalam kondisi baik dan tersalurkan sesuai data penerima bantuan. "Kami juga melakukan pengecekan kondisi isi sembako, seperti tanggal kadaluarsa, tidak cacat, dan jumlah," tuturnya. 

Berbeda dengan pendistribusian bansos di lingkungan RW 01, Irbanko Jakarta Barat mendapati laporan terkait masalah data penerima bantuan sosial Pemprov DKI Jakarta di lingkungan RW 05, Kelurahan Meruya Selatan. 

"Kami dapat laporan dari pengurus RW 05, kalau data warga yang menerima bantuan sembako mengalami pengurangan. Semula data yang dikirim ke dinas sosial berjumlah kurang lebih 400-an, tapi yang terkirim hingga sekarang berjumlah 364 paket sembako." ujarnya. 

Terkait masalah tersebut, Inspektur Pembantu V bidang Kesejahteraan Rakyat, Inspektorat DKI Jakarta, Muhammad Hanad Haifani, mengatakan bahwa pihaknya berpegang pada prinsip transparasi dan akuntabilitas. Karena banyak data warga penerima bantuan yang dikirim melalui tingkat RT dan RW tidak tertib administrasi, seperti data double/ganda Nomor Induk Kependudukan (NIK), tidak ada Kartu Keluarga (KK), dan sebagainya. 

"Kami menjaga akuntabilitas, kami mencoba melakukan penertiban. Tapi, bila ada warga yang belum mendapatkan bansos pasca pelaporan, tetap ditindaklanjuti oleh dinas sosial dengan catatan, data yang dikirim melalui RT dan RW harus tertib administrasi," tuturnya. 

Sekadar diketahui, paket sembako bansos Pemprov DKI Jakarta Tahap 10 masing-masing berisi 2 liter minyak goreng, 1 kg tepung, 4 pcs mie instan, 2 kaleng biskuit wafer, kecap, 2 kaleng sarden, 1 kaleng gulai dan kari, sabun mandi, dan 15 kg beras.(why)  

client logo
client logo
client logo
client logo
client logo
client logo