Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Yuli Hartono meninjau proses pengangkutan sampah di Rusunawa Pesakih, Cengkareng, Jakarta Barat, Senin ( 8/6). Total volume sampah yang diangkut diperkirakan 24 ton.
Dalam peninjauan tersebut, Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Yuli Hartono melihat proses pengangkutan sampah. Ia juga berdialog dengan pengelola sekaligus memberikan arahan terkait pentingnya penguatan budaya kebersihan di lingkungan rumah susun.
"Kunjungan Bapak Wakil Wali Kota Jakarta Barat memberikan motivasi dan penguatan bagi pengelola maupun warga untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan Rusunawa Pesakih. Arahan yang diberikan menjadi penyemangat bagi kami untuk terus melakukan perbaikan dan membangun budaya lingkungan yang semakin baik," ujar Kepala Unit Pengelola Rusun Susun (UPRS) V Rusunawa Pesakih, Muhammad Ali.
Dijelaskan Ali, salah satu yang disampaikan Wakil Wali Kota Jakarta Barat adalah pentingnya memperkuat budaya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan rusun. Karena lingkungan bersih dinilai menjadi fondasi utama dalam menciptakan kesehatan dan kenyamanan bagi seluruh penghuni.
Ia menambahkan, pihaknya telah memberikan edukasi kepada penghuni Rusun untuk melakukan pengurangan sampah dengan melaksanakan gerakan pemilahan dan pengolahan sampah dari sumbernya.
"Kami ingin menjadikan pengelolaan lingkungan sebagai gerakan bersama yang melibatkan seluruh unsur warga. Dengan kebersamaan tersebut, diharapkan tercipta lingkungan hunian yang sehat, tertib, nyaman, dan berkelanjutan," pungkasnya.
Sementara itu, Kasatpel Lingkungan Hidup Kecamatan Cengkareng, Harun Al Rasyid mengatakan, bahwa volume sampah pada shaft tower Rusuh Pesakih diperkirakan 24 ton.
"Setiap tower sekitar 3 ton sampah pada shaft tower (saluran pembuangan vertikal) yang terhubung dalam setiap lantai. Artinya, dari 8 tower Rusunawa, volume sampah diperkirakan 24 ton," ujarnya.
Untuk pengangkutan, lanjut Harun, pihaknya telah mengerahkan armada truk setiap hari. Truk tersebut secara bertahap mengangkuti tumpukan sampah di Rusunawa Pesakih.
"Kami kerahkan 1 truk untuk bisa mengangkut sampah 1 tower," katanya.
Sebelumnya, ratusan penghuni tower 6 Rusunawa Pesakih melakukan kerja bakti membersihkan sampah. Mereka mengangkuti sampah yang menumpuk ke dalam truk LH Jakarta Barat.
"Kemarin, penghuni tower 6 Rusun telah melakukan kerja bakti. Sampah diangkut ke truk. Untuk saat ini yang kondusif tower 6," tukasnya.
Selain itu, pihaknya juga telah menindaklanjuti Ingub No 5 Tahun 2026, tentang gerakan pemilahan dan pengolahan sampah pada sumbernya. Penghuni rusun diimbau mulai melakukan pemilahan sampah organik, an organik dan sampah residu. (why)





