Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU), Diana Kusumastuti bersama Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo serta Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, meninjau langsung kondisi Pintu Air Cengkareng Drain di Cengkareng Timur, Cengkareng, Jumat (23/1).
Peninjauan dilakukan menyusul hujan deras yang terjadi beberapa hari ini hingga memicu peningkatan debit air pada sejumlah titik saluran air di wilayah Jakarta Barat.
Meski begitu, Wamen PU menegaskan Pintu Air Cengkareng Drain dapat berfungsi dengan baik, sebagai jalur utama pengaliran air dari sejumlah sungai yang bermuara ke wilayah Jakarta Barat.
“Tentunya Pak Gubernur dan jajarannya, wali kota, menyaksikan bahwa bendung Cengkareng Drain sudah berfungsi dengan baik. Ini juga mengalirkan aliran sungai dari Angke, Pesanggrahan dan Kali Mookevart, dengan baik," ujar Diana Kusumastuti.
Lebih lanjut, Diana Kusumastuti sempat mengukur kenaikan muka air hingga 380, namun saat ini sudah mengalami penurunan menjadi 350. Meski demikian, status tetap Siaga 1, karena masih berada di atas ambang 300.
“Kemarin hingga tadi pagi terjadi kenaikan yang kita ukur 380, tetapi saat ini sudah mengalami penurunan. Artinya ini sudah mengalir baik dan saat ini di posisi 350, tapi memang masih siaga 1 karena di atas 300,” lanjutnya.
Diana Kusmastuti menambahkan, mengingat masih tingginya curah hujan yang terjadi hingga malam hari, membuat seluruh pihak perlu tetap waspada. Curah hujannya juga merata di wilayah Jabodetabek.
“Hujan memang terjadi terus menerus, dan kalau di ramalan cuaca nanti masih sampai jam 10 malam masih hujan. Mudah-mudahan ini masih bisa kita kontrol dan air sudah bisa mengalir dan berfungsi dengan baik,” katanya.
Sementara, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan bahwa Cengkareng Drain merupakan kunci utama pengendalian aliran air di Jakarta Barat. Karena menjadi pintu pengendali dari sejumlah sungai yang bermura di wilayah tersebut.
“Saya ingin memastikan bahwa pintu air Cengkareng Drain ini betul-betul berfungsi dengan baik, karena di Jakarta Barat inilah sebagai kuncinya dari berbagai sungai yang ada seperti yang disampaikan oleh Bu Wamen tadi,” tegas Pramono.
Dengan tren penurunan muka air yang terjadi saat ini, Pramono optimistis kondisi akan segera terkendali dalam waktu dekat.
“Di beberapa titik Jakarta Barat ada penurunan. Di pintu air ini saya meyakini segera turun,” tambahnya. (why)






