Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat melaksanakan gerakan tanam tanaman pangan lokal di 87 titik lokasi di wilayah Jakarta Barat, Jumat (17/4). Kegiatan ini dilakukan dalam upaya meningkatkan kemandirian pangan masyarakat.
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah mengatakan bahwa Pemprov DKI Jakarta mendukung Gerakan Tanam Pangan Lokal sebagai alternatif pemenuhan karbohidrat selain beras.
"Sejumlah komoditi yang ditanam diantaranya, singkong, jagung, ubi dan sukun," ujarnya pada kegiatan gerakan tanam tanaman pangan lokal di Taman Semanan Indah (TSI) Cengkareng, Jakarta Barat.
Dijelaskan Iin, empat komoditi tanaman yang ditanam itu umumnya memiliki masa panen yang relatif pendek. Misalnya, jagung memiliki masa tanam yang relatif singkat, sekira 30 hari. Sedangkan singkong membutuhkan waktu sekira 3 bulan hingga panen.
"Program ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan pangan keluarga di tingkat RW, serta mengoptimalkan pemanfaatan lahan milik pemerintah melalui kegiatan urban farming," jelasnya.
Di tempat yang sama, Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat, Bety Rahmawati mengatakan gerakan tanam serentak ini merupakan salah satu upaya strategis untuk meningkatkan kemandirian pangan masyarakat sekaligus mengendalikan gejolak harga pangan di pasaran.
"Kegiatan ini juga bertujuan untuk mendorong aktif masyarakat dalam memanfaatkan lahan sempit secara produktif," tuturnya.
Lebih lanjut, Bety menyampaikan gerakan tanam tanaman pangan lokal serentak dilakukan di 56 wilayah Jakarta Barat, dengan komoditi pangan yang ditanam pada kegiatan tersebut diantaranya, jagung, ubi, dan sukun.
"Data sementara ada 87 titik lokasi kegiatan tanam serentak di 56 wilayah kelurahan di Jakarta Barat. Umumnya ditanam pada area urban farming, RPTRA, dan Taman Hatinya PKK," ujarnya.
Sementara itu, Camat Kembangan, Joko Suparno mengatakan bahwa pihaknya bersama TP PKK Kecamatan Kembangan dan Kembangan Utara melakukan gerakan tanam tanaman pangan lokal di area urban farming RW 01 Kelurahan Kembangan Utara.
"Pada area ini, kami menanam tanaman singkong, sukun, dan jagung. Rinciannya, 10 stek batang singkong, 10 pohon sukun, 1 plastik biji jagung, dan 2 sak media tanam serta 2 sak pupuk," tambahnya. (why)






