Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menghadiri halal bihalal bersama Gubernur DKI, Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno di Balai Kota Provinsi DKI Jakarta, Rabu (25/3).
Kegiatan halal bihalal ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Idulfitri 1447 Hijriah yang dihadiri lebih dari 2.000 ASN DKI Jakarta. Gubernur Pramono Anung menyampaikan ucapan Minal Aidzin wal Faidzin serta permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat.
"Hari ini Pemerintah DKI Jakarta mengadakan acara halal bihalal dalam rangka Idulfitri 1447 H bersama ASN di DKI Jakarta, Dari boks yang disiapkan sebanyak 2.000 lebih habis, artisnya lebih dari 2.000 ASN hadir, ujarnya.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengatakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tetap menjalankan kebijakan kerja fleksibel seperti work from anywhere (WFA) dan work from home (WFH) sesuai arahan pemerintah pusat. Ia menegaskan bahwa ASN yang belum kembali bekerja secara normal dapat memanfaatkan sisa waktu kebijakan tersebut sesuai ketentuan yang berlaku.
Gubernur memaparkan sejumlah capaian selama periode Idulfitri, di antaranya peningkatan signifikan penggunaan transportasi publik yang digratiskan pada 21 hingga 22 Maret. Tercatat pengguna MRT mencapai 135.117 penumpang atau meningkat 59 persen dibandingkan tahun sebelumnya, sementara LRT mencapai 9.987 penumpang atau naik 6 persen.
Selain itu, tingkat kunjungan masyarakat ke destinasi wisata juga mengalami peningkatan, seperti kawasan Monas dengan 126.790 pengunjung, Kebun Binatang Ragunan sebanyak 222.991 pengunjung, serta Ancol yang mencapai 155.000 pengunjung selama periode 22–24 Maret.
Gubernur juga mengungkapkan bahwa program “Mudik ke Jakarta” mendapatkan respons positif dari masyarakat, dengan nilai transaksi mencapai Rp21 triliun sebelum Lebaran dan ditargetkan melampaui Rp25 triliun hingga akhir Maret.
"Program ini melibatkan berbagai kolaborator seperti maskapai penerbangan, perkeretaapian, hotel, pusat perbelanjaan, dan destinasi wisata," katanya.
Terkait kedisiplinan ASN, Gubernur menegaskan akan memberikan sanksi tegas bagi ASN yang tidak masuk kerja setelah masa kebijakan kerja fleksibel berakhir, serta melarang penggunaan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi. Penertiban juga akan terus dilakukan untuk menjaga ketertiban kota, termasuk penanganan parkir liar dan penataan kawasan publik.
"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, berkomitmen menjaga kualitas pelayanan publik selama masa libur Lebaran yang berjalan dengan baik tanpa keluhan berarti dari masyarakat," pungkasnya.
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung penuh kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, khususnya dalam menjaga kedisiplinan ASN dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Jakarta Barat.
"Kami berharap dapat mempererat silaturahmi serta meningkatkan semangat kerja seluruh ASN dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat," jelasnya. (Wan)






