Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah meluncurkan kampanye "Memilah sampah, Satu Langkah Besar untuk Bumi, Sampah Kita, Tanggung Jawab Kita" pada pembukaan turnamen mini soccer Piala Wali Kota Jakarta Barat, di Lapangan Maroedja Sport Park, Meruya Utara, Kembangan, Jumat (10/7).
Kampanye pilah sampah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Jakbar untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya.
Melalui momentum turnamen olahraga, pesan kepedulian terhadap lingkungan diharapkan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, mulai dari peserta, suporter hingga warga yang hadir.
Menurut Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, peringatan 5 Abad Kota Jakarta harus menjadi momentum membangun budaya hidup bersih dan berkelanjutan melalui kebiasaan sederhana, salah satunya dengan memilah sampah.
“Menyambut 5 Abad Kota Jakarta, kita ingin membangun budaya masyarakat yang semakin peduli terhadap lingkungan. Memilah sampah bukan sekadar program pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Jika setiap orang memulai dari rumah dan dari dirinya sendiri, maka dampaknya akan sangat besar bagi kebersihan dan keberlanjutan Kota Jakarta,” ujar Iin.
Dikatakan Iin, olahraga dan kepedulian terhadap lingkungan merupakan dua hal yang dapat berjalan beriringan dalam membangun kualitas hidup masyarakat. Karena itu, turnamen mini soccer Piala Wali Kota Jakbar 2026 dipilih sebagai media untuk menyampaikan pesan penting mengenai pengurangan sampah dan pengelolaan lingkungan.
“Olahraga mengajarkan disiplin, kerja sama, dan sportivitas. Nilai-nilai itu juga harus kita terapkan dalam menjaga lingkungan. Mari kita buktikan bahwa Jakarta Barat tidak hanya berprestasi di bidang olahraga, tetapi juga menjadi contoh dalam membangun budaya memilah sampah dan menjaga kebersihan. Ingat, sampah kita adalah tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.
Sementara itu, Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat, Aldi Jansen menuturkan, gerakan “Memilah Sampah, Satu Langkah Besar untuk Bumi” merupakan bentuk ajakan kepada masyarakat untuk memilah sampah organik, anorganik, dan sampah yang dapat didaur ulang sejak dari sumbernya.
Langkah sederhana ini dinilai mampu mengurangi beban tempat pembuangan akhir (TPA) Bantar gebang Bekasi, sekaligus meningkatkan nilai ekonomis sampah melalui prosedur daur ulang.
Dengan mengusung slogan “Sampah Kita, Tanggung Jawab Kita”, Pemerintah Kota Jakarta Barat berharap kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah terus meningkat sehingga mampu mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan sejalan dengan semangat menyambut 5 Abad Kota Jakarta. (why)






