Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat melakukan pengerukan saluran penghubung (Phb) kantor Wali Kota Jakarta Barat dengan tujuan meningkatkan daya tampung air untuk mengantisipasi genangan saat hujan di Kawasan Puri Kembangan, Selasa (6/1).
Kepala Seksi Pemeliharaan Sudis Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat, Yopi Siregar mengatakan, pengerukan saluran Phb kantor Wali Kota Jakbar, dimulai sejak Sabtu (3/1). Semula, pengerjaan dilakukan secara manual terutama di area kolong jembatan yang tidak dapat dijangkau alat berat,
"Pengerukan manual kami prioritaskan pada bagian bawah jembatan agar sedimen dan sampai yang menghambat aliran air bisa diangkat maksimal," ujarnya.
Untuk pengerukan dengan alat berat, lanjut Yopi Siregar, Sudis SDA Jakbar mengerahkan satu unit ekskavator tipe long arm. Pihaknya juga mengajukan penambahan satu uni alat berat berupa satu unit ekskavator amfibi kecil guna mendukung efektivitas pekerjaan di area perairan.
Selain dua alat berat, Sudis SDA Jakbar juga mengerahkan 13 unit dump truck untuk mengangkut sedimen lumpur saluran. Hingga kini, pengerjaan pengerukan memasuki pengangkutan tahap kedua.
Untuk pengerukan secara manual, Yopi Siregar menambahkan, pihaknya melibatkan sekitar 10 hingga 15 petugas SDA yang fokus membersihkan sedimen lumpur pada 4 empat titik kolong jembatan.
Ia berharap, kegiatan pengerukan ini dapat mengembalikan fungsi saluran Phb secara optimal. Dengan kapasitas daya tampung yang maksimal, aliran air diharapkan menjadi lebih lancar.
"Bila kapasitas saluran kembali maksimal, tentunya potensi genangan air baik di bagian hulu dan hilir dapat diminimalisir. Ini bagian dari upaya kami mengantisipasi dampak musim hujan," tambahnya. (why)





