Petugas gabungan Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Barat bersama pihak Kelurahan Tanjung Duren Selatan (TDS) serta Gulkarmat mengangkut dan membersihkan tumpukan sampah di sekitar area Pasar Kopro (Pasar Tomang Barat), Jalan Tanjung Duren Timur 3, RT 14 RW 05, Selasa (31/3).
"Sudah, tadi sudah kita terjunkan petugas dengan satu unit alat berat pengeruk dan tiga truk kapasitas besar," ujar Kasudis LH Jakbar, Achmad Hariadi saat dihubungi, Selasa (31/3) sore.
Hariadi mengungkapkan, pihaknya memastikan masalah tumpukan sampah di sekitar area pasar itu sudah selesai pada Selasa (31/3) sore.
"Jadi sampah itu bukan di area pasar ya, tapi di luar pasar. Kalau di dalam pasar steril," katanya.
Terkait keluhan warga serta pedagang yang menyoroti lamanya sampah di lokasi itu menumpuk, Hariadi menjelaskan bahwa pengangkutan sampah untuk sementara belum dapat dilakukan secara simultan. Hal itu imbas pembatasan kuota pembuangan sampah ke Bantar Gebang yang kini telah dibatasi akibat longsor yang terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) itu pada 8 Maret 2026 lalu.
"Jadi memang nggak bisa secara simultan diangkut semua. Jadi memang beberapa titik sumber sampah (prioritas) yang diangkut ke sana (Bantar Gebang), karena masih dalam pembatasan kuota," katanya.
Pihaknya juga memprioritaskan pengangkutan tumpukan sampah di jalan-jalan protokol. Sementara sekitar area Pasar Kopro, tambah Hariadi, masuk dalam area yang ditangani oleh truk sampah "arm roll" (truk dengan bak berhidrolik) kapasitas kecil.
"Jadi memang bukan nggak diangkut, hanya memang ada jadwalnya," jelasnya.
Sementara itu, Lurah Tanjung Duren Selatan, Indri Prawiji, mengatakan penanganan sampah di lokasi tersebut dilakukan dengan pembersihan secara bertahap oleh petugas PPSU dan LH.
“Pengangkutan sampah dilakukan secara intensif setelah kondisi operasional berangsur normal, serta penataan ulang titik penampungan sementara untuk mencegah luapan ke badan jalan,” katanya.
Diungkapkan Prawiji, secara bertahap pihaknya telah melakukan penanganan sampah dan selesai pada Selasa (31/3) sore.
“Penumpukan sampah telah tertangani secara bertahap, volume sampah berangsur normal dan kondisi lingkungan serta lalu lintas kembali kondusif,” pungkasnya. (Aji)






