Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat menerima kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Barat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Taman Kosambi, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Kamis (4/6).
Rombongan Pemkab Bangka Barat dipimpin Bupati Bangka Barat, Markus. Kedatangannya disambut Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat (Adkesra) Jakarta Barat, Depika Romadi, mewakili Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah. Kunker bertujuan mempelajari pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan fasilitas Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) yang telah diterapkan di Jakarta Barat.
Adkesra Jakbar, Depika Romadi menjelaskan bahwa keberhasilan pengelolaan Taman Kosambi merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, petugas lapangan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan serta fasilitas publik.“Taman Kosambi dirancang sebagai ruang hijau yang tidak hanya berfungsi sebagai paru-paru kota, tetapi juga menjadi ruang interaksi sosial, olahraga, dan aktivitas masyarakat. Keberhasilannya tidak lepas dari sinergi berbagai pihak dalam perawatan dan pengelolaannya,” ujarnya.Pemkot Jakarta Barat juga membuka peluang kerja sama dan pertukaran informasi terkait penataan kota, pengelolaan lingkungan hidup, serta pengembangan ruang publik yang ramah masyarakat.Sementara itu, Bupati Bangka Barat, Markus, mengapresiasi konsep penataan Taman Kosambi yang dinilai mampu mengintegrasikan fungsi penghijauan dengan kebutuhan ruang publik bagi warga.“Kami melihat Taman Kosambi bukan hanya ruang terbuka hijau, tetapi juga berfungsi optimal sebagai ruang publik, sarana olahraga, dan kawasan ramah anak. Pengelolaan seperti ini menjadi referensi yang baik untuk diterapkan di Bangka Barat,” katanya.Menurut Markus, pengalaman Jakarta Barat dalam mengelola ruang publik akan menjadi bahan kajian bagi Pemkab Bangka Barat dalam mengoptimalkan pemanfaatan ruang terbuka di wilayahnya. Upaya tersebut juga sejalan dengan target daerahnya untuk meraih predikat kategori utama dalam program Kota Sehat dan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA).Kunjungan kerja ditutup dengan peninjauan sejumlah fasilitas Taman Kosambi, mulai dari area bermain anak, sarana olahraga, ruang terbuka hijau, hingga sistem drainase taman. Kedua pemerintah daerah berharap kunjungan ini dapat memperkuat kerja sama dan pertukaran pengetahuan dalam mendukung pembangunan kawasan yang sehat, hijau, dan ramah masyarakat. (Hfz)






